SEMARANG, iNewsPantura.id – Sebanyak 40 ribu pelanggan PDAM Tirta Moedal di wilayah Semarang Barat mengalami gangguan pasokan air bersih sejak Sabtu (23/5/2026) sore. Gangguan terjadi akibat pecahnya pipa transmisi utama milik PT Air Semarang Barat (ASB) di kawasan Jembatan Tiga, Bambankerep, Semarang Barat.
Direktur Utama PT ASB, Yudi Nurpriantono, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan distribusi air yang terjadi akibat faktor alam tersebut.
“Kerusakan ini terjadi karena kondisi tanah di area Jembatan Tiga yang terus bergerak, terutama saat curah hujan tinggi dan perubahan cuaca. Pergerakan tanah membuat pipa bergeser hingga mengalami kerusakan pada titik terlemah,” ujarnya dalam konferensi pers, Minggu (24/5/2026).
Ia menjelaskan, kerusakan tidak hanya terjadi pada badan pipa, tetapi juga pada sambungan dan komponen flange atau piringan penyambung pipa. Proses perbaikan pun terkendala medan yang curam di bawah jembatan sehingga alat berat membutuhkan waktu lebih lama untuk menjangkau lokasi.
Menurut Yudi, tim teknis saat ini fokus melakukan pengelasan dan perbaikan packing tanpa mengganti keseluruhan pipa transmisi yang berdiameter besar tersebut. Perbaikan ditargetkan rampung paling lambat Minggu siang pukul 12.00 WIB.
Untuk mengantisipasi gangguan serupa, PT ASB akan mendatangkan tenaga ahli dari Jakarta pada Senin (25/5/2026) guna mengevaluasi bentangan pipa sepanjang 120 meter yang berada di zona rawan tanah bergerak.
Sementara itu, PDAM Tirta Moedal melakukan langkah kontingensi untuk menjaga suplai air bagi pelanggan terdampak. Plt Direktur Teknik PDAM Tirta Moedal, Hariyadi, mengatakan distribusi air sementara dialihkan melalui TGM Gunungpati dan IPAM Kaligarang.
“Pengalihan distribusi ini mampu mengcover sekitar 30 persen pelanggan terdampak. Selain itu, enam armada mobil tangki kami operasikan nonstop sejak Sabtu sore untuk menyuplai kebutuhan air bersih masyarakat,” katanya.
Hariyadi menegaskan kondisi air baku dalam keadaan aman dan melimpah, sehingga gangguan murni terjadi pada jaringan pipa transmisi.
Terpisah, Kepala Humas PDAM Tirta Moedal, Charisma Mayang Sari, memastikan distribusi bantuan air bersih melalui mobil tangki diberikan secara gratis bagi pelanggan terdampak.
“Karena jumlah pelanggan cukup besar, pendistribusian air tangki dilakukan bertahap berdasarkan skala prioritas,” ujarnya.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih darurat dapat menghubungi layanan pelanggan 24 jam melalui WhatsApp atau Call Center di nomor 08112680060 dan layanan bebas pulsa 08001503888.
Editor : Suryo Sukarno
Artikel Terkait
