27 Bus Listrik Mulai Masuk Trans Semarang, Koridor Mangkang-Penggaron Bersiap Berubah

Dimas Yuli
Walikota mencoba bus trans Semarang listrik. dokumen

SEMARANG,iNewsPantura.id – Wajah transportasi publik Kota Semarang mulai memasuki era elektrifikasi. Sebanyak 27 bus listrik resmi diluncurkan untuk memperkuat layanan Trans Semarang dalam rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional, Rabu (23/9/2026).

Bus listrik tersebut menjadi bagian dari program peremajaan 132 unit armada dari total 284 unit Trans Semarang pada 2026. Pemerintah Kota Semarang menargetkan pembaruan armada tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi publik sekaligus mengurangi emisi kendaraan di perkotaan.

Bus listrik berjenis low deck dengan panjang 12 meter itu akan digunakan untuk melayani Koridor I dengan rute Terminal Mangkang-Terminal Penggaron. Koridor tersebut menjadi salah satu jalur penting karena menghubungkan kawasan barat dan timur Kota Semarang.

Armada baru itu mulai dioperasikan secara bertahap pada 25 September 2026 dan ditargetkan seluruhnya beroperasi sebelum akhir tahun.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, penggunaan bus listrik menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi emisi sekaligus mengenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat melalui layanan transportasi sehari-hari.

“Dulu orang berpikir isi ulangnya di mana, lalu ada kekhawatiran dayanya makin lama makin turun. Dengan menghadirkan bus listrik untuk Trans Semarang, masyarakat bisa melihat langsung keandalannya,” ujar Agustina.

Menurutnya, elektrifikasi transportasi tidak hanya diterapkan pada bus. Pemkot Semarang juga mulai mendorong penggunaan kendaraan listrik pada moda transportasi lainnya, salah satunya melalui peluncuran taksi listrik.

“Ada peluncuran taksi listrik juga. Ini adalah gerakan lingkungan untuk mengurangi emisi di Kota Semarang,” katanya.

Bus listrik yang disiapkan untuk Trans Semarang tersebut memiliki kapasitas hingga 60 penumpang. Desain low deck ditujukan untuk memudahkan akses masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan warga dengan mobilitas terbatas.

Selain tidak menghasilkan emisi gas buang secara langsung ketika beroperasi, bus listrik juga memiliki tingkat kebisingan yang lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional.

Agustina mengatakan, kehadiran armada listrik di jalan raya sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat secara langsung penerapan kendaraan listrik sebagai moda transportasi publik.

Ia menargetkan peremajaan armada dilakukan secara bertahap, termasuk mengganti kendaraan lama yang masih menghasilkan emisi tinggi.

Agustina juga meminta masyarakat ikut mengawasi kondisi armada Trans Semarang dengan melaporkan bus yang masih mengeluarkan asap tebal.

“Kalau menghilangkan sekaligus mungkin terlalu ekstrem. Tapi kita kurangi secara bertahap, satu per satu bus beremisi diganti baru, sampai nantinya seluruh armada bersih total,” tuturnya.

Transformasi armada Trans Semarang tersebut melibatkan kolaborasi PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk dengan PT Laksana Bus Manufaktur sebagai penyedia kendaraan.

Direktur Utama VKTR Teknologi Mobilitas Tbk Ardie Bakrie mengatakan, pihaknya mendukung langkah Pemerintah Kota Semarang dalam melakukan elektrifikasi transportasi publik.

“Terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Semarang yang memberikan kepercayaan ini. Sebagai industri nasional, VKTR bersama mitra terus berkomitmen mendukung seluruh inisiatif keberlanjutan yang dijalankan di Kota Semarang,” kata Ardie.

Agustina berharap pembaruan armada tidak hanya menghasilkan transportasi yang lebih rendah emisi, tetapi juga memberikan pilihan mobilitas yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.

“Kami berharap transformasi ini memberikan pilihan mobilitas yang lebih baik bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Peringatan Hari Perhubungan Nasional tahun ini juga dimanfaatkan Agustina untuk mengingatkan jajaran perhubungan agar menjadikan keselamatan sebagai budaya yang terus dijaga, bukan hanya pada momentum tertentu.

Usai peluncuran, Agustina bersama rombongan menjajal langsung bus listrik dengan berkeliling di kawasan Balai Kota Semarang.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network