get app
inews
Aa Text
Read Next : Kuota Solar Nelayan Kendal Dipangkas, Pemkab Ajukan Tambahan 4.000 KL

Kapolres Pekalongan Turun Tangan Mediasi Warga Desa Proto yang Minta Sekdes Mundur

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 18:43 WIB
header img
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf , Turun Tangan Mediasi Warga Desa Proto yang Minta Sekdes Mundur. Foto : iNewsPantura.id/ Suryo S

PEKALONGAN, iNewsPantura.id - Warga Desa Proto, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, menggelar audiensi di Balai Desa Proto pada Jumat (29/08/2025) pagi. Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, bersama jajaran Forkopimcam Kedungwuni, perangkat desa, serta tokoh masyarakat.

Kegiatan ini digelar sebagai wadah warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari transparansi penggunaan dana desa, perbaikan jalan rusak, hingga desakan agar Sekretaris Desa (Sekdes) Proto mengundurkan diri.

Kepala Desa Proto M. Taufiq dalam sambutannya menyatakan, bahwa aspirasi masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi perangkat desa. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan desa harus dilakukan bersama-sama dengan melibatkan perwakilan warga.

“Segala masukan akan kami tampung. Untuk perbaikan jalan, tahun ini sudah kami rencanakan dalam program pemeliharaan. Soal tuntutan warga terkait Sekdes, hal itu akan kami teruskan kepada pihak berwenang sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Taufiq.

Salah satu perwakilan warga, Najib, menekankan pentingnya transparansi dana desa yang selama ini dianggap kurang terbuka. Sementara itu, perwakilan lain, Akasah, secara tegas meminta Sekdes mengundurkan diri karena dinilai sudah tidak dipercaya masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad menegaskan, bahwa kepolisian akan mengawal aspirasi warga agar proses penyelesaian dilakukan sesuai prosedur.

“Kami dari Polres Pekalongan akan menjembatani aspirasi warga Desa Proto. Terkait Sekdes, akan kami komunikasikan ke inspektorat untuk dilakukan audit. Semua ada mekanismenya, dan kami ingin situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban dalam menyampaikan pendapat. Menurutnya, aspirasi warga harus diperjuangkan dengan cara yang damai, bukan dengan tindakan anarkis.

“Saya hadir di sini bersama TNI untuk memastikan suara warga tersampaikan. Mari kita awasi bersama pembangunan desa, dan jika ada penyimpangan tentu akan ditindak. Yang terpenting, mari kita jaga Desa Proto agar tetap guyub, rukun, dan kondusif,” imbuhnya.

Audiensi berjalan tertib hingga selesai sekitar pukul 11.00 wib. Meski begitu, perwakilan warga menegaskan akan terus mengawal tuntutan mereka, termasuk kemungkinan menggelar aksi lanjutan apabila aspirasi tidak segera ditindaklanjuti.

Sebagaimana diketahui, dalam pengamanan tersebut, Polres Pekalongan menerjunkan sejumlah 184 personil guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif. 

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut