Atasi Masalah Gizi Anak, Ibu-Ibu di Desa Ngadiprono Temanggung Diedukasi Pilih Jajanan Sehat
TEMANGGUNG ,iNewsPantura.id — Kebiasaan anak-anak mengonsumsi jajanan dan minuman tinggi gula masih menjadi tantangan besar di pelosok daerah. Menyikapi hal tersebut, sebuah gerakan edukatif bertajuk "Ibu Pintar Pilih Jajanan Anak" sukses digelar di Dusun Ngadiprono, Desa Ngadiprono, Kabupaten Temanggung.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk talkshow kesehatan dan workshop kuliner ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak dini.
Menurut Jessie Kuntoro, pelaksana kegiatan, program ini diinisiasi berdasarkan hasil observasi lapangan di Dusun Ngadiprono. Di wilayah tersebut, masih ditemukan sejumlah permasalahan kesehatan klasik pada anak-anak usia 3–10 tahun, seperti gigi rusak dan kurangnya asupan nutrisi yang tepat. Kondisi ini diperparah oleh tingginya konsumsi jajanan warung yang kaya pemanis dan pewarna buatan.
“Talkshow edukatif dan Workshop tutorial Es Buah Tusuk, berjalan berdasarkan hasil observasi di Dusun Ngadiprono yang dimana masih banyak sekali orang tua yang hanya berfikir “yang penting anak makan” bukan “anak harus makan yang penting” ujar Jessie
Dalam sesi talkshow, ahli gizi Novitasari Tribuana Tungga Dewi, S.Gz, hadir sebagai narasumber utama. Ia memaparkan secara gamblang bahaya laten di balik konsumsi gula berlebih pada anak.
"Memenuhi gizi anak itu bukan sekadar membuat mereka kenyang, tetapi memastikan setiap asupan yang masuk ke tubuh mereka itu sehat dan bergizi demi mendukung tumbuh kembangnya," ujar Novitasari.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam menyaring apa saja yang boleh dikonsumsi anak serta strategi agar anak tidak jajan sembarangan di luar rumah.
*Alternatif Jajanan Rendah Gula*
Tidak hanya teori, para ibu yang hadir juga diajak menyaksikan workshop tutorial pembuatan es tusuk buah. Jajanan ini memanfaatkan buah asli dengan tambahan gula yang sangat minim dan mutlak tanpa pewarna buatan. Agar menarik perhatian anak-anak, es buah ini dikreasikan dengan tampilan visual yang memikat, siap menyaingi jajanan kemasan di warung-warung.
*Pemberdayaan Ekonomi Kreatif*
Menariknya, acara ini tidak sekadar menjadi ajang edukasi kesehatan, melainkan juga ruang pemberdayaan ekonomi. Para warga, khususnya ibu-ibu pemilik warung rumahan, diajarkan melihat potensi bisnis dari es tusuk buah ini. Jajanan sehat ini dinilai berpotensi besar untuk diproduksi dan dijual kembali sebagai usaha mikro yang bernilai ekonomi bagi kas keluarga.
Sepanjang acara, antusiasme peserta begitu terasa. Ibu-ibu aktif berdiskusi, mencurahkan tantangan mereka dalam membiasakan pola makan sehat pada anak di rumah, sekaligus mempraktikkan pembuatan es buah.
Melalui program "Ibu Pintar Pilih Jajanan Anak" ini, diharapkan pola pikir masyarakat Desa Ngadiprono dapat berubah. Dengan meningkatnya pemahaman para orang tua mengenai pentingnya nutrisi, anak-anak di Desa Ngadiprono diharapkan dapat tumbuh lebih sehat, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang jauh lebih baik di masa depan.
Editor: Suryo Sukarno