Rayakan HUT RI, Pemkot Semarang Berikan Layanan Gratis dan Pesta Rakyat
SEMARANG,iNewsPantura.id – Pemerintah Kota Semarang menghadirkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan konsep yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sepanjang Agustus 2026, berbagai layanan publik gratis, bantuan sosial, hingga hiburan rakyat disiapkan sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan pemerintah kepada warga.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar seremoni tahunan.
"Kami ingin kemerdekaan tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat melalui kemudahan layanan, penguatan kesehatan, dan upaya meringankan beban ekonomi keluarga," ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Kota Semarang menginstruksikan seluruh perangkat daerah menghadirkan berbagai program pelayanan selama Bulan Kemerdekaan. Di antaranya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan potongan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) hingga 31 Agustus 2026, sementara Dinas Perhubungan menghadirkan tarif promosi bagi pengguna BRT Trans Semarang sepanjang Agustus.
Di bidang kesehatan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis berupa deteksi dini kanker payudara, kanker serviks, dan pemeriksaan X-ray paru yang digelar di Balai Kota Semarang pada 10 hingga 12 Agustus. Selain itu, layanan keluarga berencana (KB) gratis juga diselenggarakan di seluruh 16 kecamatan hingga 14 Agustus.
Agustina juga menegaskan pentingnya menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat melalui berbagai program jemput bola. Program tersebut meliputi perekaman KTP elektronik bagi pelajar yang memasuki usia 17 tahun, layanan administrasi kependudukan bagi penyandang disabilitas di rumah, hingga fasilitasi perizinan gratis bagi pelaku usaha pangan di pasar-pasar rakyat.
Tak hanya pelayanan administrasi, Pemkot Semarang juga menggulirkan berbagai program sosial dan lingkungan, seperti Gerakan Pangan Murah di 1.532 RW, bantuan pangan bagi ibu hamil, pemberian makanan tambahan bagi anak stunting, peluncuran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta gerakan penanaman 10.000 pohon.
"Semua program ini kami hadirkan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah di tengah kehidupan mereka. Pemerintah harus menjadi solusi yang memberikan manfaat langsung bagi warga," kata Agustina.
Selain layanan publik, Bulan Kemerdekaan juga akan dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya. Masyarakat dapat menyaksikan pagelaran Wayang Orang pada 14 Agustus dan Wayang Kulit pada 20 Agustus di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS). Pemerintah Kota juga menggelar Festival Nari Bareng "DUG DUG DER" di Jalan Pemuda pada 9 Agustus, serta pertunjukan Wayang Kulit dan Wayang On The Street di kawasan Kota Lama pada pertengahan hingga akhir Agustus.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Agustina berharap masyarakat tidak hanya menikmati kemeriahan peringatan HUT ke-81 RI, tetapi juga memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup.
"Mari kita rayakan kemerdekaan dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan optimisme. Kami mengundang seluruh warga Kota Semarang untuk memanfaatkan layanan gratis, menikmati hiburan rakyat, dan bersama-sama menjadikan Bulan Kemerdekaan sebagai momentum untuk terus bergerak maju," pungkasnya.
Editor : Eddie Prayitno