get app
inews
Aa Text
Read Next : Kepala Desa Di Temanggung Kompak Tolak Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin Rokok

Bupati Temanggung Sebut KSP Janji Tunda Pembahasan Lanjutan Pembatasan Kadar TAR dan Nikotin Rokok

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:44 WIB
header img
Suasana pertemuan KSP Dudung Abdurrahman dan Bupati Temanggung, Agus Setyawan beserta perwakilan dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (Apti). (Foto : iNewsPantura.id/ Didik Dono).

TEMANGGUNG, iNewsPantura.id – Kabar baik datang bagi para petani tembakau. Hal tersebut seiring komitmen pemerintah pusat untuk menunda terlebih dahulu pembahasan lanjutan terkait berbagai regulasi yang berpotensi mengancam eksistensi dunia pertembakauan.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Temanggung, Agus Setyawan, pada Sabtu (8/8). Dirinya menyebut, angin segar itu berembus usai dirinya menggelar audiensi dengan Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, belum lama ini.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat itu, Agus datang bersama Dandim 0706/Temanggung, Letkol Inf Richie Fadly, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Agus Parmuji, serta Ketua DPD APTI Jawa Tengah, Wisnu Brata.

Salah satu pembahasannya adalah PP Nomor 28 Tahun 2024 yang mengatur berbagai aspek tembakau. Regulasi ini dinilai berpotensi mengancam ekosistem Industri Hasil Tembakau (IHT), terutama sektor hulu yang melibatkan petani tembakau.

“Sebelumnya, Staf Menko PMK juga sudah datang ke Temanggung. Setelah itu, kami difasilitasi oleh Pak Dandim 0706 untuk bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan. Alhamdulillah Pak Dudung menerima kami dengan baik. Beliau mendengar dan memahami sekali jeritan kami para petani tembakau. Insyaallah, untuk pasal-pasal yang kita khawatirkan tahun ini masih belum dibahas dan harapannya tidak masuk dalam turunan PP Nomor 28 Tahun 2024,” bebernya.

Lanjut Agus, dalam audiensi tersebut, pemerintah pusat juga berjanji akan mengumpulkan terlebih dahulu semua stake holder terkait pertembakauan, kaitan pembahasan masalah usulan ambang batas maksimal kadar tar dan nikotin pada rokok, maupun aturan kemasan polos.

“KSP menjanjikan pembahasan regulasi terkait pertembakauan akan melibatkan seluruh stakeholder, sentra pertembakauan, sentra industri, hingga kepala daerah. Kita doakan saja semuanya dapat berjalan sesuai harapan,” tandasnya. 

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut