Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gelar FGD, LPTQ Kota Semarang Perkuat Kafilah Menuju MTQ Tingkat Nasional
Advertisement . Scroll to see content

UMKM Semarang Ikut Panen Berkah MTQ Nasional XXXI

Rabu, 16 September 2026 | 14:27 WIB
  • author Dimas Yuli
UMKM Semarang Ikut Panen Berkah MTQ Nasional XXXI
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng membuka Semarang Halal Fest 2026 di Eks Plaza Simpang Lima. Sebanyak 89 pelaku UMKM memamerkan produk lokal. Foto : iNewsPanturq.id/ Dimas Yuli

SEMARANG, iNewsPantura.id – Ramainya Kota Semarang selama pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 ikut membawa peluang bagi pelaku UMKM. Kedatangan peserta, kafilah, pendamping, hingga tamu dari berbagai daerah dimanfaatkan untuk mengenalkan beragam produk lokal.

Kesempatan itu hadir melalui Semarang Halal Fest 2026 dan Batik Muslim Fashion Award yang digelar di kawasan Eks Plaza Simpang Lima sebagai bagian dari side event MTQ Nasional.

Sebanyak 89 pelaku usaha ambil bagian dalam pameran dan bazar tersebut. Produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari kuliner, oleh-oleh, minuman, fesyen hingga aksesori.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng yang membuka kegiatan mengatakan, MTQ Nasional menjadi kesempatan bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas.

“MTQ Nasional ini kesempatan besar bagi Kota Semarang untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan produk unggulan kita kepada masyarakat Indonesia yang hadir di sini,” ujarnya.

Menurut Agustina, para tamu yang datang diharapkan tidak hanya membawa pengalaman menyaksikan MTQ, tetapi juga mengenal kuliner dan produk khas Semarang.

“Jangan sampai orang datang ke Kota Semarang hanya pulang membawa pengalaman melihat MTQ. Kita ingin mereka juga membawa cerita tentang kuliner khas Kota Semarang dan produk unggulan lainnya,” katanya.

Untuk membantu pelaku usaha meningkatkan daya saing, Pemkot Semarang juga menyerahkan sertifikat halal dan fasilitasi kemasan bagi UMKM binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.

Selain kuliner, ajang tersebut menjadi ruang bagi industri kecil dan menengah memperkenalkan batik dan busana muslim. Melalui IKM Batik Muslim Fashion Award 2026, karya finalis dan alumni pemenang IKM Fashion Award ditampilkan kepada pengunjung.

“Batik jangan hanya kita lihat sebagai warisan budaya. Batik harus terus hidup, berkembang dan masuk ke gaya hidup masyarakat. Begitu juga fashion muslim,” kata Agustina.

Salah seorang pengunjung, Armeta, mengaku tertarik dengan beragam produk yang ditawarkan. Menurutnya, lokasi pameran yang berada di pusat kota membuat produk UMKM lebih mudah dijangkau pengunjung MTQ dari berbagai daerah.

“Di sini banyak UMKM Kota Semarang, ada makanan kering, makanan basah, terus ada fashion dan aksesori juga,” ujarnya.

Selain bazar, Semarang Halal Fest diisi lokakarya perajin, pelatihan barista, talkshow literasi dan pertunjukan seni.

Pemkot berharap promosi selama MTQ Nasional tidak berhenti ketika acara selesai. Produk UMKM diharapkan tetap dikenal dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Editor: Suryo Sukarno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut