Hindari Jalan Bergelombang, Bocah 7 Tahun Tewas Ditabrak Truk di Lingkar Kaliwungu
KENDAL,iNewsPantura.id – Tragis. Seorang bocah berusia 7 tahun berinisial JMK meninggal dunia setelah motor yang ditumpanginya bersama sang ayah tertabrak truk tronton di Jalan Pantura Lingkar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Minggu (20/9/2026) malam.
JMK merupakan warga Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal. Korban sempat mendapatkan perawatan medis setelah kecelakaan, namun nyawanya tak tertolong akibat mengalami luka berat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal Ipda M Heru Ardiantoro mengatakan, kecelakaan bermula ketika ayah korban, Ahmad Supriyadi, mengendarai sepeda motor Honda Supra bernomor polisi H-3861-BAD dari arah Semarang menuju Kendal.
Saat itu, Supriyadi membonceng JMK. Ia memilih melintas melalui Pantura Lingkar Kaliwungu daripada jalur utama Kaliwungu.
Semula motor melaju di lajur kiri dengan kecepatan sedang. Namun, ketika mendapati jalan bergelombang di depannya, Supriyadi berpindah ke lajur kanan untuk menghindari permukaan jalan yang rusak.
Nahas, dari arah belakang melaju truk tronton bernomor polisi BA-9820-JU yang dikemudikan Yulianto, warga Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.
Motor korban kemudian tertabrak truk tersebut di lajur kanan arah Kendal.
“Motor tertabrak truk di lajur kanan arah Kendal,” kata Heru saat dihubungi, Senin (21/9/2026).
Heru mengatakan, kecelakaan tersebut turut menjadi perhatian karena masih terdapat sejumlah titik jalan bergelombang di Pantura Lingkar Kaliwungu.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama ketika pengendara harus berpindah lajur untuk menghindari kerusakan jalan.
“Dia menghindari jalan bergelombang, karena di situ banyak titik yang bergelombang. Ini harus segera diperbaiki agar tidak menimbulkan korban berikutnya,” ujarnya.
Selain jalan bergelombang, minimnya penerangan di sejumlah titik jalur tersebut juga menjadi perhatian polisi.
Kondisi jalan yang rusak ditambah penerangan yang minim dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.
Sementara itu, Satlantas Polres Kendal masih melakukan pendalaman terhadap kecelakaan tersebut. Sopir truk juga masih dimintai keterangan terkait peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Di sisi lain, polisi memberikan pendampingan kepada orang tua korban yang masih mengalami trauma setelah kehilangan anaknya.
“Orang tuanya masih trauma, dan dari Satlantas Polres Kendal mendampingi agar traumanya membaik,” tandas Heru.
Editor: Eddie Prayitno