Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Punya Ketua Baru, PTGMI Temanggung Siapkan Penguatan Organisasi
Advertisement . Scroll to see content

Desa Telukawur Jepara Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:07 WIB
  • author Alip Sutarto
Desa Telukawur Jepara Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO
Pengukuhan Desa Telukawur Kecamatan Tahunan Jepara sebagai Desa Binaan Imigrasi. (Foto: Istimewa).

JEPARA,iNewsPantura.id – Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, resmi dikukuhkan sebagai Desa Binaan Imigrasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat edukasi keimigrasian sekaligus mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Pengukuhan berlangsung di Balai Desa Telukawur dan diresmikan Direktur Intelijen Keimigrasian, Agus Waluyo, didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati Wahyu Gumilang.

Agus mengatakan, Desa Binaan Imigrasi menjadi sarana memperkuat sinergi antara Imigrasi dan pemerintah desa dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Program ini bertujuan memperkuat edukasi keimigrasian, meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan TPPO dan TPPM, serta membangun sinergi antara Imigrasi dengan pemerintah desa,” ujarnya.

Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi keimigrasian yang benar dan mampu mengenali potensi tindak pidana maupun pelanggaran keimigrasian. Warga juga didorong aktif melakukan deteksi dini dan melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran.

Selain perlindungan masyarakat, program Desa Binaan Imigrasi di Telukawur juga diarahkan untuk mendukung kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan desa.

Imigrasi Pati akan menjajaki peran sebagai penghubung dengan calon investor maupun pihak terkait untuk mengembangkan usaha desa, termasuk membuka peluang lapangan kerja baru.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penebaran benih ikan secara simbolis oleh Agus Waluyo. Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi antara akademisi Universitas Diponegoro, CSR perusahaan di Jepara, masyarakat, dan Kantor Imigrasi Pati.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati Wahyu Gumilang mengatakan, program tersebut diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Telukawur.

“Program Desa Binaan Imigrasi diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya dalam bidang keimigrasian, tetapi juga dalam mendukung pembangunan desa,” katanya.

Dengan pengukuhan tersebut, Desa Telukawur diharapkan menjadi mitra Imigrasi dalam pengawasan dan pencegahan pelanggaran keimigrasian sekaligus mendorong penguatan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat desa.

JEPARA,iNewsPantura.id – Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, resmi dikukuhkan sebagai Desa Binaan Imigrasi oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat edukasi keimigrasian sekaligus mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Pengukuhan berlangsung di Balai Desa Telukawur dan diresmikan Direktur Intelijen Keimigrasian, Agus Waluyo, didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati Wahyu Gumilang.

Agus mengatakan, Desa Binaan Imigrasi menjadi sarana memperkuat sinergi antara Imigrasi dan pemerintah desa dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Program ini bertujuan memperkuat edukasi keimigrasian, meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan TPPO dan TPPM, serta membangun sinergi antara Imigrasi dengan pemerintah desa,” ujarnya.

Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi keimigrasian yang benar dan mampu mengenali potensi tindak pidana maupun pelanggaran keimigrasian. Warga juga didorong aktif melakukan deteksi dini dan melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran.

Selain perlindungan masyarakat, program Desa Binaan Imigrasi di Telukawur juga diarahkan untuk mendukung kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan desa.

Imigrasi Pati akan menjajaki peran sebagai penghubung dengan calon investor maupun pihak terkait untuk mengembangkan usaha desa, termasuk membuka peluang lapangan kerja baru.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penebaran benih ikan secara simbolis oleh Agus Waluyo. Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi antara akademisi Universitas Diponegoro, CSR perusahaan di Jepara, masyarakat, dan Kantor Imigrasi Pati.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati Wahyu Gumilang mengatakan, program tersebut diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Telukawur.

“Program Desa Binaan Imigrasi diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya dalam bidang keimigrasian, tetapi juga dalam mendukung pembangunan desa,” katanya.

Dengan pengukuhan tersebut, Desa Telukawur diharapkan menjadi mitra Imigrasi dalam pengawasan dan pencegahan pelanggaran keimigrasian sekaligus mendorong penguatan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat desa.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut