MANILA, iNews.id – Mantan Presiden Filipina, Fidel Valdez Ramos, meninggal dunia pada Minggu (31/7/2022). Dia meninggal di usia 94 tahun. Reuters melansir, Ramos adalah seorang prajurit yang turut bertempur di Perang Korea dan Perang Vietnam. Selamat dari pertempuran, dia terjun ke arena politik.
Ramos dianggap sebagai pahlawan bagi banyak orang Filipina. Dia membelot dari pemerintahan Presiden Ferdinand Marcos yang otoriter. Pada 1986, dia memimpin Kepolisian Nasional Filipina, ikut mendorong kejatuhan Marcos selama pemberontakan rakyat melawan kekuasaan sang diktator. Kendati demikian, tak sedikit juga rakat Filipina yang enggan memaafkan atau melupakan perannya dalam menegakkan darurat militer di bawah rezim Marcos.
Presiden Ramos memenangkan pemilihan presiden 1992 untuk menggantikan pemimpin “People Power” Corazon Aquino yang menggulingkan Marcos. Meskipun dia memperoleh kurang dari 23 persen suara saat pemilu, Ramos mampu memproleh dukungan dari 66 persen rakyat dalam survei yang diadakan di kemudian hari. Selama masa kepresidenannya, Filipina berada di dalam periode yang damai, situasi politik yang stabil, dan dengan pertumbuhan ekonomi yang positif.
“Dengan sangat sedih, kami mengetahui meninggalnya mantan Presiden Fidel V Ramos,” kata Trixie Cruz-Angeles, selaku sekretaris pers Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr yang baru saja terpilih sebagai kepala negara Filipina, hari ini. “Dia meninggalkan warisan yang penuh warna dan tempat yang aman dalam sejarah untuk partisipasinya dalam perubahan besar negara kita, baik sebagai perwira militer maupun kepala eksekutif (presiden),” katanya.
Editor : Muhammad Burhan
Artikel Terkait
