PALEMBANG, iNewsPantura.id - Gara-gara tak memakai jilbab seorang mahasiswi di Palembang berinisial AL dianiaya sang pacar menggunakan pisau cutter.
Korban yang juga gadis cantik itu mengaku dianiaya pacarnya R (20) dengan tangan kosong dan juga pisau cutter hingga mengalami luka gores. Kini kasus itu ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang.
AL mengaku mendapatkan penganiayaan di kos-kosan di Palembang karena dirinya tidak menggunakan jilbab. Peristiwa itu terjadi November dan sudah dilaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang . "Dia pukul aku, karena suruh aku pakai jilbab," ujar AL saat mendatangi Polrestabes Palembang bersama kuasa hukumnya, Senin (5/12/2022).
AL bersama kuasa hukumnya Anwar Sadat mendatangi Polrestabes Palembang untuk menjalani pemeriksaan tambahan dan mengetahui sampai di mana kasus tersebut saat ini. "Informasi yang kami dapat pelaku tidak ditahan, kami berharap polisi sesuai kewenangannya menangkap pelaku," katanya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompo Haris Dinzah mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti laporan korban dengan cepat dan profesional. Pihaknya juga telah mengamankan pelaku, namun memang tidak ditahan karena hasil visum hanya penganiayaan. "Sudah ditindaklanjuti laporan korban dengan cepat, mengamankan pelaku, namun karena hasil visum ini penganiayaan ringan, pelaku tidak ditahan," katanya.
Artikel ini telah tayang di sumsel.inews.id dengan judul " Gegara Tak Pakai Jilbab, Mahasiswi di Palembang Dianiaya Pacar Pakai Pisau Cutter ", Klik untuk baca: https://sumsel.inews.id/berita/gegara-tak-pakai-jilbab-mahasiswi-di-palembang-dianiaya-pacar-pakai-pisau-cutter/2.
Editor : Muhammad Burhan
Artikel Terkait
