KUDUS, iNewsPantura.id – Sejumlah pengendara sepeda motor di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengeluhkan kendaraannya mendadak mogok usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Bacin, Jalan Lingkar Utara Kudus. Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah beredar video amatir warga yang merekam sejumlah motor mogok hampir bersamaan.
Dalam video yang beredar luas, tampak beberapa pengendara terpaksa mendorong sepeda motornya tak lama setelah keluar dari area SPBU. Kejadian ini pun memicu kekhawatiran masyarakat terkait kualitas BBM yang dijual.
Menindaklanjuti viralnya video tersebut, pihak SPBU Bacin langsung melakukan pengecekan terhadap sampel BBM jenis Pertalite. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya campuran air di dalam BBM, yang diduga kuat menjadi penyebab kendaraan mengalami gangguan mesin hingga mogok.
Penanggung jawab SPBU Bacin, Agus Purnomo, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan lanjutan dari Pertamina untuk memastikan penyebab pasti tercampurnya air dalam BBM tersebut.
“Saat ini kami masih menunggu hasil resmi dari Pertamina untuk mengetahui sumber permasalahan dan penyebab tercampurnya air pada BBM Pertalite,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah pengendara yang merasa dirugikan telah mendatangi SPBU Bacin untuk meminta pertanggungjawaban. Pihak SPBU menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen dan menyatakan siap memberikan ganti rugi kepada pengendara yang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku.
Kasi Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Atok Darmo Broto, menegaskan bahwa pihaknya turut melakukan pemantauan langsung di lapangan dan memastikan hak-hak konsumen tetap terlindungi.
“Kami akan mengawal penanganan kasus ini agar hak konsumen terpenuhi sesuai aturan,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, untuk sementara waktu penjualan BBM jenis Pertalite di SPBU Bacin dihentikan. Penutupan dilakukan sambil menunggu hasil penyelidikan dan rekomendasi resmi dari pihak Pertamina terkait kelayakan distribusi BBM tersebut.
Editor : Suryo Sukarno
Artikel Terkait
