Setelah 9 Tahun, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Dibangun

Lurisa Lulu
Anggota Komisi V DPR RI M Fadholi bersama kepala daerah dan tokoh masyarakat saat sosialisasi proyek on/off ramp Tol Patimura di Salatiga, yang mulai dibangun tahun 2026 dengan nilai investasi Rp113,3 miliar. (Foto : iNewsPantura .id / Lurisa Lulu).

SALATIGA ,iNewsPantura.id – Proyek pembangunan on/off ramp Tol Jalan Patimura di Kota Salatiga akhirnya terealisasi setelah melalui proses panjang sejak tahun 2017. Proyek ini memiliki nilai investasi sebesar Rp113,3 miliar dan mulai dibangun pada tahun 2026.

Anggota Komisi V DPR RI, M Fadholi, mengatakan bahwa pembangunan exit tol tersebut merupakan hasil perjuangan panjang yang melibatkan aspirasi masyarakat hingga ke pemerintah pusat.

“Prosesnya tidak dalam waktu pendek. Usulan masyarakat ini kami bawa ke Jakarta sejak tahun 2017 dan kini telah disetujui pemerintah hingga akhirnya dibangun tahun 2026. Ini merupakan rahmat bagi Kota Salatiga dan wilayah Kabupaten Semarang,” ujar Fadholi saat sosialisasi exit tol Patimura bersama tokoh masyarakat.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri tokoh masyarakat dari Kelurahan Bugel, Kauman Kidul, serta wilayah Salatiga dan Domas. Hadir pula Wali Kota Salatiga Robby Hernawan dan Bupati Semarang Ngesti Nugroho.

Fadholi berharap keberadaan on/off ramp Tol Patimura dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi Kota Salatiga. Dengan akses langsung dari tol Semarang–Solo menuju pusat kota, mobilitas masyarakat dan distribusi barang diharapkan semakin lancar.

“Dari arah Jakarta maupun Semarang, masyarakat kini bisa langsung masuk ke pusat Kota Salatiga tanpa harus memutar melalui Gerbang Tol Tingkir yang relatif lebih jauh. Ini akan membuat kota semakin hidup,” katanya.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, mengaku bersyukur dan menyambut baik pembangunan exit tol tersebut. Menurutnya, akses baru ini akan membuka peluang besar bagi peningkatan ekonomi daerah.

“Pemkot Salatiga siap mendukung agar proyek ini berjalan tepat konstruksi dan tepat manfaat bagi masyarakat. Kami optimistis pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Bupati Semarang, Ngesti Nugroho. Ia menilai keberadaan exit tol Patimura juga akan berdampak positif bagi wilayah Kabupaten Semarang, khususnya daerah perbatasan seperti Pabelan dan Bringin hingga arah Grobogan.

“Dengan adanya exit tol ini, perekonomian di wilayah kami juga akan semakin berkembang. Kami siap mendukung dan bersinergi untuk memaksimalkan manfaatnya bagi masyarakat,” kata Ngesti.

Sejumlah pelaku usaha di kawasan pusat Kota Salatiga turut hadir dalam sosialisasi tersebut dan menyatakan dukungan terhadap pembangunan on/off ramp Patimura sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Editor : Suryo Sukarno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network