KENDAL,iNewsPantura.id – Kendal Tornado FC tidak sekadar mengejar hasil dalam laga uji coba melawan Bali United. Pertandingan ini menjadi ajang untuk menguji mental pemain sebelum menghadapi kerasnya kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027.
Laskar Badai Pantura dijadwalkan menghadapi Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (28/8/2026) sore.
Sebanyak 23 pemain dibawa dalam lawatan ke Pulau Dewata. Rombongan bertolak dari Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (27/8/2026) sore.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, mengatakan pertandingan melawan Bali United penting untuk membiasakan pemain menghadapi tekanan saat bermain di kandang lawan.
Hal itu menjadi perhatian karena Kendal Tornado FC akan langsung menjalani dua pertandingan tandang pada awal kompetisi, yakni menghadapi De Reds FC dan Persipura Jayapura.
"Kami punya dua laga away di awal, jadi anak-anak harus siap dengan pressure dan tekanan dari tim lawan yang pasti tidak mudah buat kami nanti," ujar Stefan.
Menurut Stefan, menghadapi Bali United memberikan pengalaman berbeda karena tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut memiliki kualitas pemain yang cukup merata di setiap lini.
Stefan sendiri bukan orang asing bagi Bali United. Ia pernah menjadi asisten pelatih klub tersebut sehingga cukup memahami karakter dan kualitas skuad yang kini ditangani Johnny Jansen.
Stefan mengatakan timnya telah menyiapkan taktik khusus untuk menghadapi Bali United. Namun, hal terpenting yang ingin dilihat adalah respons pemain ketika menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.
"Saya juga ingin melihat kesiapan anak-anak ketika bertemu lawan dengan kualitas yang lebih bagus, bagaimana reaksi mereka," katanya.
Uji coba tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk mengevaluasi sejumlah kekurangan sebelum kompetisi resmi dimulai.
Sebelum melawan Bali United, Kendal Tornado FC telah menjalani lima pertandingan uji coba. Lawan yang dihadapi yakni PSS Sleman, Semen Padang, Timnas Indonesia U-20, Porprov Kendal dan PSMS Medan.
Laga di Gianyar menjadi salah satu ujian terakhir Laskar Badai Pantura dalam masa persiapan.
Bukan hanya soal hasil akhir, Kendal Tornado FC ingin membawa pulang pengalaman menghadapi tekanan pertandingan tandang. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal penting ketika kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 resmi bergulir.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
