Mayat Terborgol di Bangunan Kosong Kendal Ternyata Korban Dugaan Pembunuhan

Eddhie Prayitno
Polisi lakukan olah TKP penemuan mayat di bangunan kosong di jalan arrteri kaliwungu. (Foto: Eddie Prayitno/iNews).

KENDAL,iNewsPantura.id – Penemuan mayat laki-laki dalam kondisi membusuk dan terborgol di sebuah bangunan kosong di Jalan Arteri Kaliwungu, Kabupaten Kendal, mulai menemui titik terang. Polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi korban sekaligus mengungkap dugaan penyebab kematiannya.

Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan, korban diketahui bernama Donna Nuzulul Aditya (29), warga Kampung Karangsari RT 003/RW 003, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Identitas korban dipastikan setelah polisi melakukan serangkaian pemeriksaan dan pendalaman terhadap jenazah.

Tak hanya identitas, hasil autopsi juga mengungkap adanya luka pada bagian kepala korban.

" Dari hasil autopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Semarang, diketahui bahwa korban meninggal dunia akibat adanya bekas luka yang disebabkan oleh hantaman benda tumpul di bagian kepala," kata Ratna, Selasa (6/10/2026) malam.

Polisi memperkirakan Donna telah meninggal dunia antara lima hingga 10 hari sebelum jasadnya ditemukan.

Temuan luka akibat benda tumpul tersebut kini menjadi bagian penting dalam penyelidikan Satreskrim Polres Kendal. Polisi masih berusaha mengungkap bagaimana korban bisa berada di bangunan tersebut hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Ratna menegaskan, penyidik masih bekerja untuk memburu pihak yang diduga bertanggung jawab atas kematian korban.

"Satreskrim Polres Kendal masih terus mendalami kasus ini untuk memburu pelaku dan mengungkap motif di balik dugaan tindak pidana pembunuhan tersebut," ujarnya.

Polisi juga meminta masyarakat ikut membantu penyelidikan. Warga yang mengetahui aktivitas korban sebelum meninggal atau memiliki informasi mengenai keberadaan korban diminta segera menyampaikannya kepada kepolisian.

Sebelumnya, penemuan jasad tersebut menggegerkan warga Kebonadem, Kecamatan Brangsong. Mayat ditemukan di lantai dua sebuah bangunan kosong di Jalan Arteri Kaliwungu sekitar pukul 05.15 WIB.

Penemuan bermula ketika Eko Mulyono, seorang juru parkir di sekitar lokasi, mencium bau busuk menyengat selama dua hari.

Karena merasa curiga, Eko kemudian mengajak Zainul Amri dan Ketua RT setempat, Budianto, untuk memeriksa bangunan kosong milik warga bernama Hasan.

Saat berada di lantai dua, mereka menemukan jasad seorang laki-laki tergeletak di dekat teralis jendela. Di sekitar tubuh korban juga terdapat bercak darah.

Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada polisi. Tim gabungan Polres Kendal dan Polsek Brangsong langsung mendatangi lokasi.

Petugas melakukan pengamanan TKP, olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta mengevakuasi jenazah. Proses evakuasi dan penanganan jenazah juga melibatkan personel BPBD serta Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal.

Kini, polisi masih mendalami rangkaian peristiwa sebelum Donna ditemukan tewas, termasuk mencari orang yang terakhir kali berhubungan atau bertemu dengan korban.

KENDAL,iNewsPantura.id – Penemuan mayat laki-laki dalam kondisi membusuk dan terborgol di sebuah bangunan kosong di Jalan Arteri Kaliwungu, Kabupaten Kendal, mulai menemui titik terang. Polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi korban sekaligus mengungkap dugaan penyebab kematiannya.

Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan, korban diketahui bernama Donna Nuzulul Aditya (29), warga Kampung Karangsari RT 003/RW 003, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Identitas korban dipastikan setelah polisi melakukan serangkaian pemeriksaan dan pendalaman terhadap jenazah.

Tak hanya identitas, hasil autopsi juga mengungkap adanya luka pada bagian kepala korban.

" Dari hasil autopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Semarang, diketahui bahwa korban meninggal dunia akibat adanya bekas luka yang disebabkan oleh hantaman benda tumpul di bagian kepala," kata Ratna, Selasa (6/10/2026) malam.

Polisi memperkirakan Donna telah meninggal dunia antara lima hingga 10 hari sebelum jasadnya ditemukan.

Temuan luka akibat benda tumpul tersebut kini menjadi bagian penting dalam penyelidikan Satreskrim Polres Kendal. Polisi masih berusaha mengungkap bagaimana korban bisa berada di bangunan tersebut hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Ratna menegaskan, penyidik masih bekerja untuk memburu pihak yang diduga bertanggung jawab atas kematian korban.

"Satreskrim Polres Kendal masih terus mendalami kasus ini untuk memburu pelaku dan mengungkap motif di balik dugaan tindak pidana pembunuhan tersebut," ujarnya.

Polisi juga meminta masyarakat ikut membantu penyelidikan. Warga yang mengetahui aktivitas korban sebelum meninggal atau memiliki informasi mengenai keberadaan korban diminta segera menyampaikannya kepada kepolisian.

Sebelumnya, penemuan jasad tersebut menggegerkan warga Kebonadem, Kecamatan Brangsong. Mayat ditemukan di lantai dua sebuah bangunan kosong di Jalan Arteri Kaliwungu sekitar pukul 05.15 WIB.

Penemuan bermula ketika Eko Mulyono, seorang juru parkir di sekitar lokasi, mencium bau busuk menyengat selama dua hari.

Karena merasa curiga, Eko kemudian mengajak Zainul Amri dan Ketua RT setempat, Budianto, untuk memeriksa bangunan kosong milik warga bernama Hasan.

Saat berada di lantai dua, mereka menemukan jasad seorang laki-laki tergeletak di dekat teralis jendela. Di sekitar tubuh korban juga terdapat bercak darah.

Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada polisi. Tim gabungan Polres Kendal dan Polsek Brangsong langsung mendatangi lokasi.

Petugas melakukan pengamanan TKP, olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta mengevakuasi jenazah. Proses evakuasi dan penanganan jenazah juga melibatkan personel BPBD serta Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal.

Kini, polisi masih mendalami rangkaian peristiwa sebelum Donna ditemukan tewas, termasuk mencari orang yang terakhir kali berhubungan atau bertemu dengan korban.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network