KENDAL,iNewsPantura.id – Aktivitas berkebun di tanggul Sungai Buntu, Kelurahan Kalibuntu Wetan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, mendadak berubah setelah dua warga menemukan seorang pria lanjut usia mengapung di sungai, Sabtu 24 oktober 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban diketahui bernama Ngatiran, 71, warga RT 004 RW 002 Kelurahan Kalibuntu Wetan. Lokasi penemuan berada di sebelah utara Perumahan RSS Kendal.
Mengetahui kejadian tersebut, kedua saksi berupaya mengangkat tubuh korban ke tanggul di sisi barat sungai. Salah seorang saksi kemudian melaporkan penemuan itu kepada Polsek Kendal.
Petugas kepolisian bersama tim Inafis Polres Kendal, BPBD Kabupaten Kendal, dan layanan 119 mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Soewondo Kendal untuk pemeriksaan medis.
Dari hasil pemeriksaan dokter piket, dr. Yuni Ilmiati A., tidak ditemukan luka yang diduga akibat benda keras maupun senjata tajam pada tubuh korban. Dugaan awal, korban meninggal akibat kekurangan oksigen karena tidak bisa berenang.
Kapolsek Kendal IPTU Joko Santoso menyebutkan, setelah dilakukan identifikasi, keluarga memastikan identitas korban dan menerima kejadian tersebut. Pihak keluarga juga meminta agar jenazah tidak diautopsi.
“Atas permintaan keluarga, jenazah kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan,”” ujarnya.
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kronologi sebelum korban ditemukan di sungai. Dugaan penyebab kematian tersebut didasarkan pada pemeriksaan awal, bukan hasil autopsi.
Peristiwa ini menjadi perhatian bagi warga yang beraktivitas di sekitar Sungai Buntu. Kehati-hatian saat berada di tepi sungai diperlukan untuk menghindari risiko kecelakaan, terutama bagi warga lanjut usia maupun mereka yang tidak memiliki kemampuan berenang.
Editor : Eddie Prayitno
Artikel Terkait
