Pamit Bekerja dan Mancing, ASN Kendal Ditemukan Meninggal di Tambak
KENDAL, iNewsPantura.id - Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kendal ditemukan meninggal dunia di area tambak dekat Pelabuhan Kaliwungu, Rabu (7/1/2026) dini hari.
Korban diketahui bernama Agus Santoso, warga Dukuh Penjor, Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu. Sebelum ditemukan meninggal, korban berpamitan kepada keluarga untuk berangkat bekerja dan membawa alat pancing.
Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya, Wahyu Setyo Pambudi, yang sejak Selasa (6/1/2026) sore berusaha mencari keberadaan ayahnya. Upaya pencarian dilakukan setelah keluarga tidak dapat menghubungi korban karena telepon selulernya sudah tidak aktif.
Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho, membenarkan adanya penemuan mayat seorang laki-laki di area tambak Desa Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu.
“Polsek Kaliwungu menerima informasi terkait ditemukannya mayat seorang laki-laki dalam kondisi tertelungkup di tambak. Setelah menerima laporan, anggota kami langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara,” terang AKP Nindya Putra.
Dari keterangan anak korban, korban terakhir kali pamit bekerja sambil membawa alat pancing. Karena tidak kunjung pulang dan tidak bisa dihubungi, keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar Jalan Pelabuhan Kaliwungu.
“Saat dilakukan pencarian di lokasi yang biasa digunakan korban untuk memancing, ditemukan sepeda motor milik korban. Setelah menyisir area tambak, anak korban melihat korban sudah dalam kondisi tertelungkup di dalam tambak,” imbuh Kapolsek.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi oleh tim BPBD Kabupaten Kendal dari lokasi tambak untuk dibawa ke rumah duka.
AKP Nindya Putra menambahkan, dugaan awal korban meninggal dunia akibat serangan jantung. Hasil pemeriksaan awal dari tim medis RSUD Soewondo Kendal menemukan adanya luka terbuka di bagian pelipis kanan korban akibat benturan, namun tidak ditemukan luka lain di tubuh korban.
“Keluarga korban tidak berkenan dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” pungkasnya.
Editor : Eddie Prayitno