246 Siswa SMP di Semarang Adu Pengetahuan tentang Rupiah

Wisnu Wardhana
Pemenang LINTAS Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah tingkat SMP se-Kota Semarang 2026. dokumen

SEMARANG, iNewsPantura.id – Mengenalkan Rupiah kepada generasi muda tidak cukup hanya dengan mengajarkan cara menggunakan uang sebagai alat pembayaran.

Pemahaman tentang keaslian, cara merawat, hingga makna Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara juga perlu ditanamkan sejak bangku sekolah.

Upaya tersebut dilakukan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah melalui Lomba Intelektual dan Tantangan antarsiswa (LINTAS) Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah tingkat SMP se-Kota Semarang 2026.

Kompetisi yang berlangsung di Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah, Kamis (29/10/2026), itu diikuti 246 peserta dari 123 sekolah.

Para siswa tidak hanya diuji pengetahuannya mengenai mata uang nasional, tetapi juga ditantang menyampaikan pesan edukasi tentang Rupiah melalui kemampuan bercerita atau storytelling.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi BI Jawa Tengah dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kota Semarang.

Dalam kompetisi itu, peserta melewati beberapa tahapan, mulai babak penyisihan, penyampaian cerita bertema Rupiah, hingga babak final. Format tersebut dirancang untuk mengasah pengetahuan, kreativitas, kemampuan komunikasi, serta kerja sama antarsiswa.

Materi yang diperlombakan mencakup tiga aspek utama, yakni Cinta Rupiah, Bangga Rupiah, dan Paham Rupiah.

Pada aspek Cinta Rupiah, siswa diajak mengenali keaslian uang, merawat uang dengan baik, serta menggunakan Rupiah secara tepat.

Sementara Bangga Rupiah menanamkan pemahaman bahwa mata uang nasional bukan sekadar alat transaksi, melainkan simbol identitas dan kedaulatan bangsa Indonesia.

Adapun aspek Paham Rupiah berkaitan dengan fungsi uang dalam perekonomian, termasuk sebagai alat penyimpan nilai dan investasi. Siswa juga diperkenalkan pentingnya perilaku bijak dalam membelanjakan uang.

Melalui pendekatan kompetisi, edukasi tersebut dikemas lebih menarik sehingga peserta tidak hanya menghafal materi, tetapi juga dituntut mampu memahami dan menyampaikan kembali pesan yang diperoleh.

Persaingan antarsekolah akhirnya menghasilkan enam pemenang. SMP Negeri 43 Semarang berhasil meraih juara pertama, disusul SMP Negeri 5 Semarang sebagai juara kedua dan SMP Negeri 2 Semarang di posisi ketiga.

Sementara juara harapan pertama diraih SMP Islam PAPB, juara harapan kedua SMP Negeri 12 Semarang, dan juara harapan ketiga SMP Negeri 14 Semarang.

Para pemenang mendapatkan trofi, sertifikat penghargaan, serta hadiah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, kreativitas, dan pemahaman mereka mengenai CBP Rupiah.

Kolaborasi BI Jawa Tengah dengan Dinas Pendidikan dan MGMP IPS Kota Semarang tersebut diharapkan memperluas literasi Rupiah di lingkungan pendidikan. Para peserta juga diharapkan tidak berhenti sebagai penerima materi, tetapi mampu menjadi agen edukasi bagi teman sebaya, keluarga, dan masyarakat.

Dengan demikian, kebiasaan mengenali, merawat, serta menggunakan Rupiah secara bijak dapat tumbuh sejak usia sekolah. Pemahaman tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menanamkan rasa bangga terhadap mata uang sebagai salah satu identitas bangsa.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network