Akses Kereta Api dari Kendal Makin Luas, Weleri dan Kaliwungu Terhubung Berbagai Kota

Eddhie Prayitno
Stasiun Kalibodri di Pegandon siap melayani KA Kedungsepur mulai 1 Desember 226. dokumen

KENDAL,iNewsPantura.id – Warga Kabupaten Kendal bakal semakin mudah bepergian menggunakan transportasi kereta api. Mulai awal Desember 2026, sejumlah perubahan pola perjalanan kereta api akan memberikan pilihan baru bagi masyarakat, terutama dengan diperpanjangnya rute KA Kedungsepur hingga Stasiun Weleri.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026 oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mulai 1 Desember mendatang.

Tidak hanya menghadirkan rute baru, kebijakan ini juga menambah jumlah kereta api yang berhenti di Stasiun Weleri serta memperkuat layanan di Stasiun Kaliwungu.

Perpanjangan relasi KA Kedungsepur menjadi salah satu perubahan yang cukup signifikan bagi masyarakat Kendal.

Kereta yang sebelumnya melayani perjalanan Semarang Poncol–Ngrombo kini diperpanjang menjadi Weleri–Ngrombo. Dalam sehari, tersedia empat perjalanan atau dua kali perjalanan pulang pergi.

Dengan perubahan tersebut, masyarakat Weleri, Kalibodri, hingga Kaliwungu mendapatkan akses perjalanan menuju sejumlah wilayah di Semarang dan Grobogan melalui layanan KA Kedungsepur.

Peningkatan layanan juga terlihat di Stasiun Weleri. Dalam GAPEKA 2026, jumlah perjalanan kereta api yang berhenti di stasiun tersebut meningkat dari 38 perjalanan menjadi 44 perjalanan. Artinya, terdapat tambahan enam perjalanan dibandingkan pola operasi sebelumnya.

Sebanyak 14 layanan kereta api akan melayani pemberhentian di Stasiun Weleri. Di antaranya KA Jayabaya, Harina, Dharmawangsa, Ciremai, Menoreh, Tawang Jaya Premium, Kamandaka, Joglosemarkerto, Kaligung, Kertajaya, Tawang Jaya, Matarmaja, Airlangga, dan Kedungsepur.

Sementara Stasiun Kaliwungu akan melayani 12 perjalanan kereta api yang berhenti. Empat layanan yang tersedia yakni KA Kamandaka, Kaligung, Matarmaja, dan Kedungsepur.

Dari stasiun tersebut, masyarakat memiliki alternatif perjalanan ke berbagai kota tanpa harus selalu memulai perjalanan dari Stasiun Semarang Poncol maupun Semarang Tawang.

Untuk perjalanan menuju Ngrombo, misalnya, KA Kedungsepur tersedia pada pagi hari pukul 06.28 WIB dan sore pukul 15.20 WIB. Kereta tersebut masing-masing dijadwalkan tiba pukul 08.50 WIB dan 18.16 WIB.

Pilihan perjalanan lainnya mencakup tujuan Tegal, Brebes, Cirebon Prujakan, hingga Purwokerto. KA Kaligung melayani perjalanan menuju Tegal, Brebes, dan Cirebon Prujakan. Sedangkan KA Kamandaka menyediakan perjalanan menuju Tegal dan Purwokerto.

Bahkan, masyarakat Kaliwungu juga dapat memanfaatkan KA Matarmaja untuk perjalanan jarak jauh. Kereta tersebut melayani perjalanan menuju Jakarta melalui Stasiun Pasarsenen dengan jadwal keberangkatan pukul 17.36 WIB dan tiba pukul 00.03 WIB.

Adapun perjalanan menuju Malang dijadwalkan berangkat pukul 17.47 WIB dan tiba pukul 02.32 WIB.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, pemberlakuan GAPEKA 2026 dirancang untuk meningkatkan keterhubungan antardaerah sekaligus mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat.

“Perpanjangan relasi KA Kedungsepur hingga Weleri, peningkatan jumlah perjalanan kereta api yang berhenti di Stasiun Weleri, serta beragam pilihan perjalanan dari Stasiun Kaliwungu menjadi bagian dari upaya kami untuk menghadirkan layanan transportasi yang semakin menjangkau kebutuhan masyarakat Kendal dan sekitarnya,” kata Luqman.

Menurutnya, penyesuaian tersebut diharapkan membuat layanan kereta api semakin mudah diakses oleh masyarakat. Dengan bertambahnya pilihan perjalanan, pelanggan dapat menyesuaikan moda transportasi dengan kebutuhan dan tujuan masing-masing.

“Kami berharap kereta api dapat menjadi pilihan transportasi yang semakin mudah diakses untuk berbagai keperluan perjalanan,” ujarnya.

KAI juga telah membuka pemesanan tiket untuk perjalanan dengan jadwal GAPEKA 2026 sejak 1 November 2026. Masyarakat dapat membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi lainnya.

KAI mengingatkan calon penumpang agar tidak hanya memperhatikan tanggal perjalanan, tetapi juga mencermati perubahan jam keberangkatan, waktu kedatangan, serta stasiun pemberhentian. Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahan dalam merencanakan perjalanan ketika pola operasi baru mulai diterapkan.

Dengan bertambahnya jangkauan dan frekuensi perjalanan tersebut, wilayah Kendal diharapkan semakin terhubung dengan pusat-pusat aktivitas di Jawa Tengah maupun kota-kota lain. Kereta api pun menjadi alternatif transportasi yang dapat menunjang mobilitas masyarakat sekaligus mendukung kegiatan ekonomi antardaerah.

Editor : Eddie Prayitno

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network