Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : IPHI Jateng dan Kanwil Kemenhaj Satukan Langkah, Perkuat Pembinaan Haji hingga Pascakepulangan
Advertisement . Scroll to see content

Tak Pernah Kering Sepanjang Abad, Ini Sejarah Air Zamzam

Minggu, 24 Juli 2022 | 07:15 WIB
  • author Hadi Widodo
Tak Pernah Kering Sepanjang Abad, Ini Sejarah Air Zamzam
Tak Pernah Kering Sepanjang Abad, Ini Sejarah Air Zamzam (Foto: Idxchannel)

SEJARAH awal munculnya sumur air zamzam muncul pada 40 abad lalu, ajaibnya hingga kini sumur ini tidak pernah mengering meski setiap hari airnya diambil dan dibawa pulang oleh jamaah haji dan umrah dari berbagai negara di seluruh dunia.

Sumur abadi yang memiliki kedalaman kurang lebih 30 meter ini berasal dari gesekan kaki Nabi Ismail Alaihissallam setelah ibunya Hajar berlari tujuh kali di antara Bukit Shafa dan Marwa mencari air untuk bayinya yang kala itu kehausan di tengah lembah tandus Hijaz yang tidak berpenghuni. Zamzam sendiri artinya "Tidak berhenti mengalir".

Manajer Bagian Kedaruratan Keselamatan Al Zamazameh Corporation, Usamah Abdullah Soleh Abduh menjelaskan sumur air zamzam terletak di sebelah timur Ka'bah, di dekat halaman Masjidil Haram. 

"Air zamzam suatu mukzizat bagi umat Islam karena sejak 4.000 tahun lalu sampai sekarang tidak berhenti mengalir. Sumur zamzam itu ada di antara makam Ibrahim dan Ka'bah tapi sekarang sudah digali lebih dalam lagi agar tidak mengganggu jamaah haji," katanya kepada Media Center Haji (MCH) 2022 berkesempatan melihat langsung pabrik pengemasan air zamzam Al Zamazameh, Kamis (21/7/2022).

Air zamzam memiliki tingkat mineral alami lebih tinggi dari air biasa yang telah didesalinasi dengan normal. Karena itu, rasa air zamzam berbeda, atau terasa lebih berat.

Meski tak pernah kering, sumur zamzam sempat terkubur ratusan tahun sebelum digali kembali oleh Abdul Muthalib bin Hasyim, kakek Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Sumur itu terus dilindungi dan dijaga oleh Nabi Muhammad, kemudian khalifah, hingga pendiri Arab Saudi Raja Abdul Aziz.

Editor: Hadi Widodo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut