Logo Network
Network

Belum Banyak Rumah Makan/Restoran yang Ber-SLHS

Ribut Achwandi
.
Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:30 WIB
Belum Banyak Rumah Makan/Restoran yang Ber-SLHS
Ilustrasi: aneka jenis makanan tradisional (sumber foto: okezone.com).

PEKALONGAN, iNewspantura.id – Minimnya jumlah usaha rumah makan dan restoran yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menjadi perhatian khusus Dinas Kesehatan Kota Pekalongan. SLHS merupakan bukti tertulis yang menjamin mutu kesehatan produk makanan dan minuman yang perlu dimiliki pelaku usaha. Dengan cara itu, upaya pencegahan kasus keracunan produk pangan yang berpotensi menimpa konsumen dapat dihindarkan.

Menyikapi sedikitnya usaha rumah makan dan restoran yang ber-SLHS, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan gencarkan sosialisasi kepada pelaku usaha. Administrator Kesehatan Muda, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Maysaroh mengungkapkan, pengetahuan mengenai SLHS menjadi penting bagi masyarakat. Tidak hanya bagi pelaku usaha rumah makan atau restoran. Akan tetapi, juga dibutuhkan masyarakat luas.

"SLHS menjamin mutu kesehatan dari suatu tempat pengelolaan pangan, dengan demikian tentunya dapat mencegah terjadinya penyakit bawaan makanan dan kasus keracunan makanan," terang Maysaroh.

Sampai saat ini, jumlah rumah makan/restoran yang mengajukan perizinan SLHS masih berkisar puluhan. Jumlah ini tergolong masih sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan rumah makan atau restoran yang tersebar di Kota Pekalongan.

Untuk alasan itu, pihaknya terus mendorong agar para pemilik atau pengelola rumah makan/restoran semakin sadar pentingnya SLHS.

"SLHS ini bisa jadi sarana promosi, misalnya stiker SLHS dapat dipasang di kemasan makanan, ini menambah kepercayaan konsumen karena adanya jaminan keamanan pangan. Masyarakat dapat mengetahui rumah makan/restoran di seluruh Indonesia yang memiliki SLHS dengan mengakses tpm.kemkes.go.id," jelas Maysaroh.

Editor : Ribut Achwandi

Follow Berita iNews Pantura di Google News

Bagikan Artikel Ini