Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Peringati Nuzulul Quran, K.H. Imam Khanafi Ajak Umat Tingkatkan Kualitas Diri
Advertisement . Scroll to see content

Penelitian Buktikan Alquran Obat Sel Otak yang Rusak

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 09:00 WIB
  • author Hadi Widodo
Penelitian Buktikan Alquran Obat Sel Otak yang Rusak
Penelitian Buktikan Alquran Obat Sel Otak yang Rusak (Foto: Freepic)

JAKARTA, iNewsPantura - Banyak sekali manfaat dari membaca Kalamullah Alquran, salah satunya dalam bidang kesehatan. Sebuah penelitian sains yang dilakukan oleh ilmuwan mengungkap bahwa Alquran dapat menyembuhkan sel otak yang telah rusak.

Diolah dari YouTube Islam Populer, Sabtu (8/10/2022), berikut fakta ilmiah tentang keajaiban membaca dan mendengarkan Alquran.

Firman Allah SWT Terkait Manfaat Al-Qur’an bagi Kesehatan

Temuan ilmiah ini, sejatinya sejalan dengan apa yang sudah diungkapkan oleh Allah SWT:

وَنُنَزِّلُ مِنَ ٱلْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيد ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

Artinya: Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian (QS Al-Isra : 82).

Alquran Menjadi Gelombang Suara yang Sehat dan Bersih

Beragam masalah dalam hidup membuat sel-sel otak manusia bekerja keras dan perlahan kehilangan kualitas dan kapasitasnya sehingga menjadi rusak.

Sejumlah ilmuwan pun menemukan fakta bahwa kondisi yang demikian bisa diperbaiki dengan terapi suara yang mampu memantik sel yang sehat dan bersih. Dan hal itu ternyata terdapat dalam lantunan ayat suci Alquran.

Sebuah studi ilmiah yang dilakukan oleh Dr Ahmed Al-Qadhi di Klinik Besar Florida, Amerika Serikat membuktikan bahwa perubahan fisiologis terjadi pada sistem saraf otak dari sampel pasien yang mendengarkan pembacaan Alquran lalu dipantau oleh sistem yang sangat canggih di klinik yang terletak di Panama City, Florida.

Editor: Hadi Widodo

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut