Makan Gaji Buta Rp2 Miliar, Seorang Karyawan Malah Gugat Perusahaannya
DUBLIN, iNewsPantura.id - Umumnya orang protes dengan kecilnya gaji dan banyaknya pekerjaan. Namun seorang karyawan di Irlandia justru menggugat perusahaannya karena digaji besar hingga Rp2 Miliar setahun, namun tak mengerjakan apa-apa.
Dermot Alastair Mills adalah manajer keuangan di jaringan kereta api nasional Irlandia, yang digaji sebesar 130.000 dolar AS, setara Rp2 miliar. Namun dalam setahun tidak melakukan apa pun alias makan gaji buta. Dia pun naik pitam dan menggugat perusahananya.
Jam kerjanya banyak digunakan untuk makan siang dan membaca koran setiap hari. Dermot Alastair Mills, mengatakan, dibayar untuk tidak melakukan apa pun adalah diskriminasi. Dia menuturkan, setelah melaporkan keuangan perusahaan pada 2014, dia dibebastugaskan dari hampir semua tanggung jawabnya secara bertahap.
Sekarang dia menghabiskan sebagian besar waktunya untuk makan siang dan membaca koran di kantor. Meski demikian, dia masih tetap digaji rutin setiap bulan. "Saya membeli dua koran, Times dan Independent, serta sandwich. Saya pergi ke ruangan saya, saya menyalakan komputer, melihat email. Tidak ada email terkait pekerjaan, tidak ada pesan, tidak ada komunikasi, tidak ada komunikasi kolega," kata dia kepada Komisi Hubungan Tempat Kerja Irlandia (WRC), dikutip dari Oddity Central, Minggu (25/12/2022).
Mills menuturkan, karena tidak mendapatkan penugasan, maka dia membaca koran dan makan sandwich yang dibelinya. Kemudian sekitar pukul 10.30, jika ada email yang membutuh jawaban, akan segera dijawab. "Jika ada pekerjaan yang terkait dengannya, saya melakukan pekerjaan itu. Saya akan mengatakan jika saya mendapatkan sesuatu yang mengharuskan saya melakukan pekerjaan sekali dalam seminggu, saya akan senang," ujarnya.
Editor : Muhammad Burhan