Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pengusaha Tambak Udang Asal Batang Jadi Tersangka Alih Fungsi Lahan Pangan Seluas 7 Hektare
Advertisement . Scroll to see content

Rawan Kebakaran, TPA Randukuning Diguyur Air

Kamis, 19 Oktober 2023 | 12:39 WIB
  • author kasirin Umar
Rawan Kebakaran, TPA Randukuning Diguyur Air
Mobil Damkar saat menyiram air ke tumpukan sampah di TPA Randukuning, Tegalsari Batang untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran.

BATANG, iNewsPantura.id - Mencegah kebakaran, TPA Randukuning Tegalsari, Batang disemprot di atas tumpukan sampah oleh BPBD Batang bersama DLH dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang Mohammad Fajeri mengatakan, penyemprotan ini merupakan suatu tindakan pencegahan agar tidak terjadi kebakaran yang rawan disebabkan oleh gas dari tumpukan sampah selama satu tahun.
“Kami dibantu Dinas Damkar sebagai penyuplai air sebesar 8 ribu liter, sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi kebakaran,” katanya, saat memantau proses penyemprotan air, di TPA Randukuning, Tegalsari, Kabupaten Batang.
Penyemprotan akan dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 
“Beberapa tahun lalu juga pernah terjadi kebakaran di lokasi yang tadi dilakukan penyemprotan. Pemicunya dari gas aktif yang muncul dari sampah yang berusia 1 tahun, serta dari bekas puntung rokok yang dibuang di sekitar tumpukan sampah,” jelasnya. 
Sementara itu, Kepala UPTD Persampahan, DLH Batang Nur Handayanti menerangkan, tumpukan sampah di TPA Randukuning sudah melebihi kapasitas sejak dibangun 1995 lalu yang hanya 53 ribu m³. 
“Setiap harinya sebanyak 115 ton yang datang ke sini. Makanya diperkirakan daya tampungnya cuma 6 bulan lagi, karena kapasitas sudah berlebih,” ujar dia.*

Editor: Trias Purwadi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut