Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jalan Balok-Mbiru Rusak Diterjang Rob, DPUPR Kendal Kucurkan Rp580 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Jalan Sunan Kudus Amblas PUPR: Masih Dalam Masa Pemeliharaan

Jum'at, 16 Mei 2025 | 12:54 WIB
  • author Nur Choiruddin
Jalan Sunan Kudus Amblas PUPR: Masih Dalam Masa Pemeliharaan
Jalan Sunan Kudus Amblas PUPR: Masih Dalam Masa Pemeliharaan. Foto : iNews / Nur Ch

KUDUS, iNewsPantura.id – Warga melaporkan adanya kerusakan pada Jalan Sunan Kudus yang belum lama ini diperbaiki. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, menjelaskan bahwa jalan tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

Menurut Harry, proyek pekerjaan drainase di Jalan Sunan Kudus dikerjakan oleh pihak ketiga, yakni CV Adi Wirastama, dengan masa pemeliharaan selama enam bulan hingga Juni 2025. Adapun pekerjaan utamanya selesai pada Desember 2024.

"Faktor kerusakan terjadi akibat pemadatan tanah yang kurang optimal di titik tersebut dan beban lalu lintas berat yang melintas di luar pengawasan petugas," ujarnya. 

Ia juga menduga adanya kendaraan berat yang melintas pada malam hari, yang memperparah kondisi jalan.

Pihaknya juga segera melakukan  ceking kembali apakah ada kebocoran saluran pembuangan dari rumah warga di sekitar lokasi yang bisa mempercepat kerusakan jalan. "Untuk sementara, kami akan tindak lanjuti dengan perbaikan jalan terlebih dahulu untuk kenyamanan dan kelancaran aktifitas warga. Mengingat jalan tersebut arus lalu lintasnya padat," tambahnya.

Selain itu, tahun ini akan ada proyek pelapisan ulang di ruas yang sama, yakni dari Jembatan Sungai Gelis hingga ke Perempatan Jember sepanjang sekitar 800 meter. Proyek tersebut akan berupa overlay atau pelapisan ulang atas, tanpa pembongkaran struktur lama. Saat ini, prosesnya sedang dalam tahap review Harga Perkiraan Sendiri (HPS) di Inspektorat. Diharapkan, kontrak bisa dimulai pertengahan atau akhir Juni.

"Rencana awalnya pelapisan beton rata, namun karena ada perbedaan tinggi 2–3 cm, akan ditambah lagi ketebalannya sekitar 4–6 cm untuk meratakan dan menghindari risiko bagi pengguna jalan," pungkasnya.

Editor: Suryo Sukarno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut