Ramai Pembongkaran Masjid Al Huda Gari, Pembangunan Dipastikan Tetap Berjalan
GUNUNGKIDUL, iNewsPantura.id – Pembongkaran Masjid Al Huda yang berada di Dusun Gari, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, ramai diperbincangkan publik dan viral di media sosial. Polemik ini mencuat setelah muncul dugaan pencatutan nama sebuah yayasan dan institusi Polri oleh dua oknum yang menjanjikan bantuan pembangunan masjid.
Janji bantuan tersebut ternyata tidak pernah terealisasi dan belakangan diketahui hanya berupa aksi “prank”, sehingga memicu kekecewaan warga dan menjadi sorotan nasional.
Meski demikian, masyarakat Dusun Gari melalui Panitia Pembangunan Masjid Al Huda sepakat untuk tidak berlarut-larut dalam polemik. Warga memilih tetap melanjutkan pembangunan masjid dan memfokuskan energi pada penyelesaian rumah ibadah tersebut.
Lurah Gari, Widodo, menegaskan pembangunan Masjid Al Huda tetap berjalan meskipun sempat diterpa kabar dugaan penipuan oleh oknum tertentu.
“Saat ini kami bersama Ibu Muji dan keluarga H. Rejo Riyanti dari PT Wanghort Pratama Lestari. Beliau bersedia menjadi donatur utama dan siap menuntaskan pembangunan Masjid Al Huda Gari hingga dapat digunakan oleh masyarakat,” ujar Widodo.
Hal tersebut dibenarkan Muji Lestari selaku CEO PT Wanghort Pratama Lestari. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pembangunan Masjid Al Huda Gari hingga selesai dan dapat difungsikan sebagaimana mestinya.
Meski menjadi donatur utama, Muji menegaskan pihaknya tetap membuka kesempatan bagi masyarakat atau pihak lain yang ingin berdonasi. Namun, ia menekankan bahwa panitia tidak menerima bantuan bersyarat, seperti kewajiban pengajuan proposal atau permintaan tertentu.
“Bagi yang ingin membantu, bisa langsung melalui rekening yang telah disediakan atau datang langsung ke lokasi pembangunan. Donasi juga bisa berupa material bangunan,” jelasnya.
Menurut Muji, pembangunan Masjid Al Huda Gari diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp2,046 miliar dengan target penyelesaian maksimal satu setengah tahun.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Huda Gari, Budi Antoro, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan donasi.
“Kami tetap membuka donasi melalui rekening BRI nomor 6987-010-294-10535 atas nama Masjid Al Huda serta rekening BPD DIY nomor 022-211-031421, dengan kontak panitia Budi Antoro di 0895-3974-20099,” ungkapnya.
Ia menegaskan panitia tidak pernah menyebarkan proposal maupun pamflet atas nama pembangunan Masjid Al Huda Gari dan tidak menerima bantuan yang bersifat bersyarat.
Dengan adanya kepastian donatur utama serta dukungan masyarakat yang terus mengalir, pembangunan Masjid Al Huda Gari diharapkan dapat berjalan lancar hingga rampung dan kembali berfungsi sebagai pusat ibadah serta kegiatan sosial warga setempat.
Editor : Suryo Sukarno