Respons Cepat Banjir Demak - Grobogan, LAZIS Sultan Agung Gandeng Mahasiswa Salurkan Logistik
DEMAK,iNewsPantura.id — Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan mengakibatkan ratusan rumah warga terendam dan aktivitas masyarakat terganggu. Banjir terjadi akibat jebolnya dua tanggul di Desa Pilangwetan, tepatnya di Dukuh Dempel dan Wareng, Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, Demak.
Genangan air yang meluas membuat sebagian warga terpaksa mengungsi, sementara lainnya bertahan di rumah dengan kondisi terbatas. Dampak banjir juga menghambat aktivitas ekonomi dan pendidikan warga di wilayah terdampak.
Merespons kondisi tersebut, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Sultan Agung (LAZIS Sultan Agung) bersama aktivis mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Khaira Ummah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak di Kecamatan Kebonagung, Demak, serta Kecamatan Gubug, Grobogan.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Demak dan Dinas Sosial Kabupaten Grobogan sebagai bagian dari respons cepat penanganan bencana.
Direktur LAZIS Sultan Agung, Hasanudin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Kami mengapresiasi sinergi antara mahasiswa, lembaga sosial, dan pemerintah daerah yang bergerak cepat dalam merespons bencana ini,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan air mineral dengan total nilai mencapai Rp10 juta. Logistik tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.
Pihak Dinas Sosial Kabupaten Demak dan Grobogan menyampaikan apresiasi atas langkah cepat LAZIS Sultan Agung bersama relawan mahasiswa dalam membantu proses penanganan dampak banjir.
Kepala Desa Kebonagung, Turyadi, mewakili warga terdampak, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap sinergi antarlembaga dan elemen masyarakat terus terjalin untuk memperkuat respons kemanusiaan, khususnya dalam menghadapi bencana alam di wilayah Jawa Tengah.
Editor : Eddie Prayitno