get app
inews
Aa Text
Read Next : BBPJN Jateng-DIY Tangani Genangan di Sayung, Menteri PU Apresiasi Langkah Sigap

Sempat Roboh Diterjang Banjir, Jembatan Gantung Bantaragung Rampung dan Hidupkan Aktivitas Warga

Kamis, 02 April 2026 | 08:34 WIB
header img
Jembatan Gantung Bantaragung di Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, kembali difungsikan setelah direhabilitasi pascabanjir bandang. Foto : iNewsPantura.id/ Suryo S

PEMALANG, iNewaPantura.id – Kolaborasi Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – DI Yogyakarta (Jateng-DIY), Kodam IV Diponegoro dan Pemerintah Kabupaten Pemalang telah berhasil menyelesaikan rehabilitasi Jembatan Gantung Bantaragung yang merupakan akses penting di Desa Sokawati, Kecamatan Ampel Gading Kabupaten Pemalang.

“Pembangunan Jembatan ini adalah program dari Pemerintah Pusat yaitu perintah langsung Bapak Presiden kepada beberapa instansi salah satunya TNI, kepada Kementerian PU dan pelaksananya Balai Besar Pelaksanaan Nasional kemudian kepada Pemda-Pemda, tujuannya adalah untuk membantu kesulitan masyarakat di daerah pelosok-pelosok.“ ujar Pangdam IV Diponegoro, Mayjen Achiruddin saat meresmikan Jembatan Gantung Bantaragung Kabupaten Pemalang, rabu (1/4). 

Penanganan Jembatan Gantung Bantaragung ini merupakan salah satu usulan dari Pangdam IV/Diponegoro sebagai tindaklanjut arahan Presiden RI, Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penanganan akses daerah pelosok dan terisolir.

Rehabilitasi Jembatan Gantung Bantaragung yang memiliki total panjang 162 meter (bentang utama 67 meter dan jalan pendekat sepanjang 95 meter) ini dilaksanakan oleh BBPJN Jateng-DIY pada akhir Januari hingga pertengahan Februari 2026 dengan anggaran yang bersumber dari APBN sebesar Rp300 juta. Pekerjaan yang telah dilaksanakan meliputi pembangunan kembali struktur jembatan gantung, penguatan kabel utama dan menara penyangga, perbaikan lantai jembatan, serta pemasangan perlengkapan keselamatan bagi pengguna.

Sebelumnya, Jembatan Gantung Bantaragung mengalami kerusakan berat hingga roboh akibat banjir bandang yang terjadi di Kali Comal pada Januari 2026 lalu. Jembatan ini merupakan penghubung vital antara Dukuh Bantaragung dan Dukuh Kalilanang, Desa Sokawati, yang selama ini menjadi akses utama bagi mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi lainnya. Peristiwa tersebut berdampak signifikan terhadap akses transportasi masyarakat, sehingga diperlukan penanganan cepat dan menyeluruh untuk memulihkan konektivitas di wilayah tersebut.

“Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian PU, TNI melalui Kodam IV Diponegoro dan Pemerintah Kabupaten Pemalang.” Ujar Kepala BBPJN Jateng-DIY, Moch Iqbal Tamher. Ia berpesan, dengan selesainya pembangunan jembatan gantung ini agar dilanjutkan dengan upaya pemeliharaan oleh Pemerintah Desa setempat dan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

 

Dalam kesempatan tersebut Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro juga menyampaikan apresiasi atas sinergi dukungan penanganan pada beberapa titik terdampak bencana di Kabupaten Pemalang sehingga mampu menghubungkan kembali akses antar Kecamatan yang sebelumnya terputus. Dukungan dari Kementerian PU melalui BBPJN Jateng-DIY diwujudkan melalui jembatan bailey di Desa Penakir Kabupaten Pemalang dan jembatan gantung di Jembatan Gantung Bantaragung ini.

“Relatif menyambut hari raya kemarin akses di lintas beberapa Kecamatan Kabupaten Pemalang yang terkena bencana bisa kita atasi sebaik-baiknya. Dan Insya Allah ke depan kami bersama Dinas terkait akan menyelesaikan tugas-tugas infrastruktur ke depan, mudah-mudahan memberikan manfaat yang banyak sekaligus kemanunggalan kita bersama di Kabupaten Pemalang” ujar Bupati Anom. 

Dengan adanya Jembatan Gantung Bantaragung yang telah bertransformasi lebih kokoh ini, masyarakat kini dapat kembali beraktivitas dengan lebih lancar, aman, dan nyaman. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pemalang dan sekitarnya. 

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut