Polisi Selidiki Penyerangan Dua Remaja di Dawe Enam Pelaku Bersenjata Tajam
KUDUS, iNewsPantura.id -- Polisi masih menyelidiki kasus penyerangan terhadap dua remaja susia anak SMK, di Jalan Raya Kudus–Colo, Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Para pelaku yang diduga berjumlah enam orang hingga kini belum teridentifikasi.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Dawe AKP Jajang Wiwoko mengatakan, penanganan kasus dilakukan bersama Satreskrim Polres Kudus. Polisi saat ini tengah mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri jejak para pelaku.
“Benar, kejadian tersebut sudah kami tindak lanjuti. Saat ini kami berkoordinasi dengan Reskrim Polres Kudus untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Jajang.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan keterangan korban, para pelaku datang menggunakan dua sepeda motor dengan masing-masing ditumpangi tiga orang.
Korban pertama diserang di sekitar pertigaan Poh Dengkol, Desa Rejosari. Pelaku yang datang dari arah samping diduga langsung mengayunkan senjata tajam hingga melukai bagian lengan kiri dan punggung korban.
Selang beberapa saat, korban kedua juga mengalami penyerangan di lokasi berbeda yang tidak jauh dari titik pertama, yakni di depan Warung Bakso Pak Sidiq.
Akibat kejadian tersebut, korban pertama harus menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami luka cukup serius. Sementara korban kedua sempat mendapatkan penanganan medis di puskesmas sebelum diperbolehkan pulang.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.
“Kami sudah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Inafis dan Resmob Polres Kudus,” kata Jajang.
Selain pakaian korban, polisi juga mengamankan sepeda motor yang digunakan korban saat kejadian.
Hingga Jumat sore, aparat masih melakukan penyisiran dan pendalaman untuk mengungkap identitas maupun motif para pelaku. Kasus penyerangan di siang hari di jalur utama Kudus–Colo itu pun memunculkan kekhawatiran warga terkait keamanan di kawasan tersebut.
Editor: Suryo Sukarno