get app
inews
Aa Text
Read Next : Tampil di Global Water Summit 2026, Bawa Isu Ketahanan Air Perkotaan ke Forum Dunia

Dari Semarang ke Madrid, PDAM Dorong Transformasi Layanan Air Berkelanjutan

Kamis, 14 Mei 2026 | 19:24 WIB
header img
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, Dr. Ir. H. Ady Setiawan, membawa misi transformasi layanan air minum Kota Semarang dalam ajang Global Water Summit 2026 di Spanyol. Foto : iNewsPantura.id/ Dimas Y

SEMARANG, iNewsPantura.id — Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang terus memperluas jejaring internasional dalam upaya memperkuat pelayanan air minum perkotaan. Kali ini, Direktur Utama PDAM Semarang, Dr. Ir. H. Ady Setiawan, dijadwalkan menghadiri Global Water Summit 2026 di Madrid, Spanyol, pada 18–20 Mei 2026.

Keikutsertaan tersebut tidak sekadar menghadiri forum internasional, tetapi juga membawa misi transformasi layanan air minum Kota Semarang melalui penguatan kolaborasi global, pembelajaran teknologi, hingga pengembangan strategi pengelolaan air yang lebih berkelanjutan.

Global Water Summit merupakan forum strategis sektor air dunia yang mempertemukan pemimpin utilitas air, investor, penyedia teknologi, lembaga pembangunan, dan pengambil kebijakan dari berbagai negara. Sejumlah isu utama yang dibahas meliputi ketahanan sumber daya air, perubahan iklim, digitalisasi layanan, efisiensi operasional, hingga pembiayaan infrastruktur air.
Dalam forum tersebut, Ady Setiawan juga tergabung dalam 300 Water Leaders, jejaring global pemimpin utilitas air yang mendorong percepatan akses air minum dan sanitasi bagi 300 juta penduduk tambahan hingga tahun 2030.

Masuknya PDAM Semarang dalam jejaring tersebut menjadi pengakuan internasional atas langkah transformasi yang selama ini dijalankan perusahaan, mulai dari peningkatan layanan, penguatan tata kelola, hingga pengembangan strategi jangka panjang berbasis keberlanjutan.

Dari Indonesia, hanya terdapat tiga utilitas air yang tergabung dalam 300 Water Leaders, yakni PDAM Surya Sembada, Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, dan Perumda Tirta Kanjuruhan.
Kehadiran PDAM Semarang juga dinilai sebagai kesempatan penting untuk membawa berbagai praktik terbaik dunia ke tingkat lokal. Melalui forum tersebut, perusahaan dapat memperluas akses terhadap inovasi pengelolaan air, peluang kerja sama teknis, hingga skema pembiayaan sektor air.

Dalam beberapa tahun terakhir, PDAM Semarang memang aktif menjalin kolaborasi internasional, di antaranya melalui program Water Operator Partnership bersama VEI WaterWorX yang fokus pada penguatan kapasitas dan transfer pengetahuan antarutilitas air.

Selain itu, PDAM Semarang juga terlibat dalam Urban Water Catalyst Initiative (UWCI), sebuah inisiatif yang mendukung kesiapan utilitas air perkotaan dalam menghadapi kebutuhan investasi dan tantangan keberlanjutan layanan jangka panjang.

Direktur Utama PDAM Semarang, Dr. Ir. H. Ady Setiawan, mengatakan tantangan pengelolaan air perkotaan saat ini membutuhkan pendekatan kolaboratif dan inovatif.

“Tantangan air minum perkotaan tidak dapat diselesaikan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran dari berbagai utilitas air dunia. Melalui forum ini, kami ingin membawa pulang praktik-praktik terbaik yang relevan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Semarang,” ujarnya.

Menurutnya, hasil dari forum internasional tersebut diharapkan mampu mendukung berbagai agenda prioritas perusahaan, mulai dari peningkatan cakupan layanan, penurunan kehilangan air, penguatan ketahanan air baku, digitalisasi operasional, hingga peningkatan kualitas pelayanan pelanggan.

Dengan langkah tersebut, PDAM Semarang ingin mempertegas posisinya sebagai utilitas air daerah yang terus berkembang, adaptif terhadap tantangan global, dan aktif membangun kolaborasi internasional demi pelayanan air minum yang lebih baik bagi masyarakat.

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut