Infak Jamaah Raib Jelang Subuh, Tiga Kotak Amal Masjid di Kaliwungu Selatan Dibobol
KENDAL,iNewsPantura.id – Suasana tenang di Masjid An Nur Perumahan Kaliwungu Permai, Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, terusik setelah tiga kotak amal yang berisi infak jamaah dibobol pencuri. Aksi yang diduga dilakukan dua orang pelaku itu berlangsung pada Kamis (9/7) sekitar pukul 02.00 WIB dan baru diketahui beberapa jam kemudian saat jamaah bersiap menunaikan Salat Subuh.
Kotak amal yang selama ini menjadi tempat masyarakat menyalurkan infak untuk operasional masjid ditemukan telah berpindah dari tempat semula. Di area kamar mandi masjid, pengurus menemukan gembok yang telah dirusak dan berserakan di lantai.
Takmir Masjid An Nur, Widi, mengatakan jamaah sempat terkejut ketika mendapati kotak amal tidak lagi berada di serambi masjid.
"Jadi diketahui saat akan salat subuh. Dilihat kunci gembok sudah berserakan dan gembok dibuang di kamar mandi masjid," ujarnya.
Menyadari telah terjadi pencurian, pengurus segera memeriksa rekaman kamera pengawas yang terpasang di area masjid. Dari rekaman tersebut terlihat dua orang pelaku datang menggunakan satu sepeda motor.
Salah seorang pelaku masuk ke halaman masjid dan beberapa kali mondar-mandir memastikan situasi aman. Setelah itu ia menyeret kotak amal satu per satu menuju kamar mandi. Sementara seorang pelaku lainnya tetap berada di atas sepeda motor sambil mengawasi keadaan sekitar.
Di lokasi yang tertutup itu, pelaku diduga menggunakan alat pemotong besi untuk merusak gembok sebelum mengambil seluruh uang yang berada di dalam kotak amal. Setelah berhasil menguras isinya, keduanya meninggalkan lokasi.
"Dari rekaman CCTV terlihat pencurinya ada dua orang. Mereka menarik kotak amal ke kamar mandi lalu membobolnya di sana," kata Widi.
Hingga Kamis siang, pengurus belum dapat memastikan nominal uang yang dibawa kabur pelaku. Pasalnya, kotak amal belum sempat dibuka maupun dihitung sejak terakhir digunakan untuk menghimpun infak dari jamaah.
Peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi pengurus masjid untuk meningkatkan sistem keamanan. Sebagai langkah pencegahan, seluruh kotak amal kini dipindahkan ke dalam bangunan utama masjid setelah waktu ibadah selesai sehingga tidak lagi diletakkan di area terbuka.
"Untuk sementara kotak amal kami simpan di dalam masjid supaya lebih aman," ungkapnya.
Pengurus berharap rekaman CCTV dapat membantu aparat kepolisian mengidentifikasi pelaku. Mereka juga mengimbau masyarakat yang mengenali ciri-ciri kedua pria dalam rekaman agar segera melaporkan kepada pihak berwenang.
Kasus ini menambah daftar aksi pencurian yang menyasar rumah ibadah. Bukan hanya menimbulkan kerugian materi, pencurian dana infak juga mencederai kepercayaan masyarakat yang selama ini menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan masjid.
Editor: Eddie Prayitno