Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Salatiga Jadi Tuan Rumah 12 Cabor Porprov Jateng, UMKM Didorong Raup Peluang Ekonomi
Advertisement . Scroll to see content

Dua Hektare Lahan Tebu di Kudus Tujuh Mobil Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp8 Juta

Selasa, 14 Juli 2026 | 17:00 WIB
  • author Nur Choiruddin
Dua Hektare Lahan Tebu di Kudus Tujuh Mobil Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp8 Juta
Pemadam berjibaku memadamkan kebakaran lahan tebu. dokumen

KUDUS,iNewsPantura.id – Kebakaran lahan tebu seluas sekitar dua hektare terjadi di Dukuh Tulis, Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, yang berbatasan dengan Desa Besito, Senin (13/7/2026) petang.

Tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api yang nyaris merembet ke kawasan permukiman dan bangunan di sekitarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kudus Eko Hari Djatmiko melalui Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kudus, Ahmad Munaji, mengatakan kebakaran diduga dipicu sisa pembakaran sampah yang dilakukan oleh orang tidak dikenal.

Api kemudian menyambar tumpukan klaras atau daun tebu kering bekas panen. Kondisi lahan yang kering serta tiupan angin membuat kobaran api dengan cepat meluas.

"Api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang kemudian menyambar klaras tebu. Karena kondisi lahan sangat kering dan angin bertiup cukup kencang, api cepat membesar," ujar Munaji.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 17.00 WIB oleh seorang warga yang melintas di Jalan Tulis–Prambatan. Melihat kepulan asap dan kobaran api, warga segera menghubungi pemilik lahan dan bersama masyarakat sekitar berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

Namun, upaya tersebut tidak mampu menghentikan laju api yang terus menjalar ke area perkebunan tebu.

Laporan kemudian diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran. Sekitar pukul 18.20 WIB, sebanyak tujuh unit mobil pemadam tiba di lokasi, terdiri atas dua unit Damkar Satpol PP Kudus, dua unit Damkar BPBD Kudus, dua unit Damkar PT Sukun, serta satu unit Damkar PT Nojorono.

Petugas membutuhkan waktu hampir tiga jam untuk mengendalikan kobaran api. Api pokok berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.54 WIB dan dinyatakan padam total beberapa menit kemudian, sekitar pukul 21.00 WIB.

Selain personel pemadam kebakaran, proses penanganan juga melibatkan BPBD Kudus, GRI Kudus, Destana, relawan, dan masyarakat sekitar.

Akibat kejadian tersebut, sekitar satu hektare lahan bekas panen tebu serta satu hektare tanaman tebu yang siap dipanen hangus terbakar.

Munaji memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp8 juta, terutama akibat rusaknya tanaman tebu yang seharusnya segera dipanen.

Ia menambahkan, proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena medan yang dipenuhi vegetasi kering serta lokasi kebakaran yang berada tidak jauh dari permukiman warga, gudang perusahaan, dan bangunan JHK Gebog.

"Kondisi lahan yang kering dan angin menjadi tantangan utama. Beruntung api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke permukiman maupun bangunan di sekitar lokasi," jelasnya.

Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik PT Sukun serta beberapa warga, yakni Suqron, Solikan, dan H. Maskuri. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut