Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Investor Dubai Lirik Mini Refinery di Jepara, Nilai Investasi Tembus Rp5 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Driver Ojol di Yogyakarta Deklarasi Damai, Tolak Hoaks dan Provokasi

Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:35 WIB
  • author Kismaya
Ratusan Driver Ojol di Yogyakarta Deklarasi Damai, Tolak Hoaks dan Provokasi
Pengemudi ojek online menggelar deklarasi damai di kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta. dokumen

YOGYAKARTA,iNewsPantura.id  – Ratusan pengemudi ojek online yang tergabung dalam komunitas Ojol Solusi menggelar deklarasi damai di kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen para driver untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menolak penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan berbagai bentuk provokasi yang berpotensi memecah persatuan.

Dalam deklarasi yang diikuti ratusan peserta itu, para pengemudi secara bersama-sama membacakan lima poin komitmen sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Komitmen tersebut mencakup menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa, menaati peraturan perundang-undangan dan tertib berlalu lintas, menolak hoaks dan tindakan anarkis, serta memperkuat solidaritas antar pengemudi dengan tetap menghormati kepentingan umum.

Koordinator Ojol Solusi, Monel, mengatakan deklarasi damai tersebut lahir dari kesadaran para pengemudi yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat di berbagai wilayah Kota Yogyakarta.

Menurutnya, pengemudi ojek online tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut menjaga suasana yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

"Kami ingin membuktikan bahwa pengemudi Ojol Solusi hadir sebagai bagian dari solusi dalam menjaga ketertiban masyarakat. Kami berkomitmen mematuhi aturan lalu lintas, menjaga persatuan, serta menolak segala bentuk provokasi, hoaks, maupun tindakan anarkis yang dapat mengganggu kenyamanan publik," ujar Monel.

Ia menambahkan, solidaritas antar pengemudi perlu terus diperkuat tanpa mengabaikan hak pengguna jalan maupun kepentingan masyarakat luas.

Deklarasi ditutup dengan pembacaan ikrar bersama yang disambut serentak oleh para peserta dengan slogan, "Ojol Bersatu, Kamtibmas Terjaga, Masyarakat Aman."

Melalui kegiatan tersebut, komunitas Ojol Solusi berharap para anggotanya dapat menjadi teladan dalam berlalu lintas sekaligus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah Yogyakarta.

Diawali Jumat Berkah

Sebelum menggelar deklarasi damai, komunitas Ojol Solusi lebih dahulu melaksanakan kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah dengan membagikan paket makan siang gratis kepada para pengemudi ojek online di Yogyakarta.

Monel menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan kekeluargaan antar sesama pengemudi.

"Kami ingin berbagi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan. Tidak hanya fokus mencari order, tetapi juga saling peduli dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Salah seorang penerima bantuan, Giarta, mengaku bersyukur atas kegiatan yang dilakukan komunitas tersebut. Menurutnya, perhatian dari sesama rekan pengemudi memberikan semangat tersendiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

"Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Di tengah aktivitas mengejar order, perhatian dari sesama rekan membuat kami merasa saling mendukung," ujarnya.

Hal senada disampaikan Anton yang berharap program Jumat Berkah dapat terus dilakukan secara rutin. Selain membantu meringankan beban para pengemudi, kegiatan tersebut dinilai mampu mempererat hubungan dan solidaritas antarsesama driver.

Selain pembagian paket makan siang, kegiatan juga diisi dengan dialog yang mengajak para pengemudi untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut