Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Realisasi Bantuan Rp25 Juta per RT, Agustina Pastikan Dana Tepat Sasaran
Advertisement . Scroll to see content

Ormas Jadi Perekat Harmoni, Pemkot Semarang Luncurkan IKOM untuk Tingkatkan Kinerja

Minggu, 19 Juli 2026 | 15:53 WIB
  • author Dimas Yuli
Ormas Jadi Perekat Harmoni, Pemkot Semarang Luncurkan IKOM untuk Tingkatkan Kinerja
Wali Kota Semarang membuka Kick Off Kinerja Organisasi Kemasyarakatan Tahun 2026  di Ex Gajahmada Plaza. (Foto: Istimewa).

SEMARANG,iNewsPantura.id – Pemerintah Kota Semarang menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai perekat persatuan, penjaga harmoni sosial, sekaligus mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Untuk memperkuat kontribusi tersebut, Pemkot Semarang meluncurkan Indeks Kinerja Organisasi Kemasyarakatan (IKOM) sebagai instrumen evaluasi dan pembinaan ormas secara berkelanjutan.

Peluncuran IKOM dilakukan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat membuka Kick Off Kinerja Organisasi Kemasyarakatan Tahun 2026 yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang di Ex Gajahmada Plaza, Sabtu (18/7).

Agustina mengatakan, ormas memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat karena menjadi wadah tumbuhnya kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan partisipasi warga. Selain itu, ormas juga berperan sebagai jembatan yang menghubungkan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan pemerintah daerah.

“Organisasi masyarakat adalah ruang tumbuh mengenai kepedulian, gotong royong, partisipasi warga sekaligus jembatan yang menghubungkan antara aspirasi masyarakat dengan arah pembangunan kota,” ujarnya.

Menurut Agustina, kondisi Kota Semarang yang harmonis dan kondusif selama ini tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan berbagai organisasi kemasyarakatan yang aktif menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

Karena itu, Pemkot Semarang terus mendorong peningkatan kapasitas ormas agar tidak hanya bergerak di bidang sosial dan budaya, tetapi juga mampu mengambil peran dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Upaya tersebut selaras dengan program Waras Ekonomi yang tengah dikembangkan pemerintah kota.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Semarang memperkenalkan IKOM sebagai alat ukur untuk memetakan sekaligus meningkatkan kualitas kinerja organisasi kemasyarakatan secara objektif. Melalui pemetaan tersebut, pemerintah dapat menyusun program pembinaan yang lebih tepat sasaran sehingga kontribusi ormas semakin nyata bagi masyarakat.

Kepala Kesbangpol Kota Semarang menjelaskan, hasil penilaian IKOM nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan arah pembinaan, penguatan kapasitas, hingga pengembangan jejaring kerja sama antarorganisasi.

Kegiatan Kick Off Kinerja Organisasi Kemasyarakatan 2026 sendiri diikuti berbagai ormas yang terdaftar di Pemerintah Kota Semarang. Acara dimeriahkan dengan pameran 25 stan organisasi, pentas budaya, presentasi program unggulan, serta talkshow praktik baik yang menjadi ruang berbagi pengalaman dan inovasi antarormas.

Agustina berharap melalui pembinaan yang berkesinambungan, organisasi kemasyarakatan di Kota Semarang semakin profesional, adaptif, dan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

“Semangat ini yang dibangun di Kota Semarang dan melalui pembinaan ormas, kita berharap semuanya menjadi satu kesatuan membawa Kota Semarang ini maju pesat. Gerak dari ormas juga terarah, berkelanjutan, dan berorientasi kepada dampak,” tegasnya.

Dengan hadirnya IKOM, Pemkot Semarang optimistis peran organisasi kemasyarakatan akan semakin kuat sebagai mitra pembangunan, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan memperkuat partisipasi masyarakat menuju Kota Semarang yang maju dan inklusif.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut