Kendal Job Fair 2026 Sediakan 4.457 Kebutuhan Tenaga Kerja, Kompetensi Jadi Kunci Bersaing
KENDAL, iNewsPantura.id - Ribuan peluang kerja dibuka bagi masyarakat melalui Kendal Job Fair 2026 yang digelar di Gedung Kendal Sport Center, Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal tersebut diikuti 31 perusahaan dan pelaku usaha dari Kabupaten Kendal, Kota Semarang, dan sejumlah daerah sekitarnya.
Tingginya kebutuhan tenaga kerja menjadi sinyal positif pertumbuhan industri di Kabupaten Kendal. Sebanyak 122 jenis lowongan kerja dengan total kebutuhan 4.457 tenaga kerja tersedia bagi pelamar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai lulusan SD, SMP, SMA, SMK, Diploma hingga Sarjana.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, Kendal Job Fair tidak hanya menjadi sarana mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja, tetapi juga menjadi bukti bahwa pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kabupaten Kendal telah membuka peluang yang semakin luas bagi masyarakat.
"Kendal saat ini mencatatkan pertumbuhan ekonomi dan capaian investasi yang tinggi, sehingga dampaknya harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya penurunan angka pengangguran terbuka," ujarnya.
Menurutnya, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Kendal saat ini berada pada angka 4,6 persen atau sekitar 29.801 jiwa. Angka tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun sebelumnya dan diharapkan terus menurun seiring meningkatnya penyerapan tenaga kerja.
Penyelenggaraan Kendal Job Fair merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dengan dunia usaha untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam memperoleh pekerjaan.
Selain membuka ribuan peluang kerja, Pemerintah Kabupaten Kendal juga mendorong perusahaan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada penyandang disabilitas. Perusahaan diimbau memenuhi kuota minimal satu persen tenaga kerja dari kalangan disabilitas.
"Mayoritas perusahaan di Kawasan Industri Kendal sudah mulai memenuhi aturan tersebut. Kami mengapresiasi perusahaan yang mau memberi kesempatan kepada para penyandang disabilitas untuk berkarya," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kendal, Cicik Sulastri, mengatakan peluang kerja di Kabupaten Kendal akan terus bertambah seiring ekspansi sejumlah tenant industri yang beroperasi di Kawasan Industri Kendal.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa terbukanya peluang kerja harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri menjadi faktor penting agar pencari kerja mampu bersaing.
"Peluang kerja di Kawasan Industri Kendal sangat banyak. Namun yang tidak kalah penting dan harus dipersiapkan oleh para calon pekerja adalah peningkatan kompetensi dan kualifikasi diri sesuai standar kebutuhan industri," terangnya.
Menurut Cicik, dunia industri saat ini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki kemampuan sesuai standar perusahaan. Karena itu, generasi muda diharapkan terus meningkatkan keterampilan melalui pendidikan maupun pelatihan kerja.
Antusiasme para pencari kerja pun terlihat pada hari pertama pelaksanaan job fair. Salah satunya Alinawati Firdaus, warga Pegandon yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melamar pekerjaan sesuai dengan bidang yang diminatinya.
Lulusan S1 Ekonomi Syariah itu memilih melamar di Kospin Sekartama karena ingin mengembangkan kompetensinya di bidang perkoperasian.
"Dengan latar belakang pendidikan S1 Ekonomi Syariah dan karena saya tertarik di bidang koperasi, jadi melamar ke Kospin Sekartama," ujarnya.
Melalui Kendal Job Fair 2026, Pemerintah Kabupaten Kendal berharap pertumbuhan investasi yang terus meningkat mampu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga masyarakat lokal dapat menjadi bagian utama dalam pembangunan ekonomi daerah.
Editor : Eddie Prayitno