Tujuh Bulan Kantongi Rp4 Miliar, BUMDes Sriwulan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
KENDAL,iNewsPantura.id - BUMDes Sriwulan Sukses menjadi salah satu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan capaian kinerja yang membanggakan di Kabupaten Kendal. Melalui pengelolaan sejumlah unit usaha yang produktif, BUMDes ini mampu mencatatkan pendapatan lebih dari Rp4 miliar selama periode Januari hingga Juli 2026. Capaian tersebut sekaligus menjadikan BUMDes Sriwulan Sukses sebagai salah satu BUMDes terbaik di Kecamatan Limbangan.
Camat Limbangan, Sucipto, mengapresiasi perkembangan BUMDes Sriwulan Sukses yang dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, tingginya keuntungan yang diperoleh menjadi bukti bahwa pengelolaan potensi desa dapat menjadi penggerak perekonomian masyarakat apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Ia berharap, pengembangan wisata Arenan Kalikesek yang menjadi salah satu unit usaha unggulan BUMDes dapat terus ditingkatkan sehingga mampu menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Kendal di masa mendatang. Keberadaan wisata tersebut dinilai memiliki potensi besar karena menawarkan konsep wisata alam yang dipadukan dengan edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
"Kami berharap ke depan Arenan Kalikesek bisa menjadi wisata andalan Kabupaten Kendal yang mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sriwulan, Sulistiyo, mengatakan bahwa pengelolaan wisata Arenan Kalikesek saat ini masih berada di bawah lembaga pemberdayaan masyarakat dan BUMDes yang sedang berproses untuk memperoleh badan hukum. Meski demikian, pengembangan berbagai fasilitas dan inovasi tetap terus dilakukan untuk meningkatkan daya tarik wisata tersebut.
Menurutnya, Pemerintah Desa Sriwulan juga berupaya menjalin kerja sama dengan Perhutani untuk mendukung pengembangan kawasan wisata. Namun, hingga kini masih terdapat sejumlah kendala yang berkaitan dengan aturan kerja sama yang sebelumnya hanya berlaku dalam jangka waktu satu tahun.
"Kami masih berproses untuk badan hukumnya dan sedang mengupayakan kerja sama dengan Perhutani. Kendalanya masih pada aturan perjanjian lama yang masa berlakunya hanya satu tahun, sehingga perlu penyesuaian agar pengembangan wisata bisa lebih optimal dan berkelanjutan," katanya.
Meski demikian, pihaknya berkomitmen untuk memaksimalkan seluruh potensi yang telah dimiliki Arenan Kalikesek melalui berbagai inovasi. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus memperluas manfaat ekonomi yang diterima masyarakat desa.
Direktur BUMDes Sriwulan Sukses, Muh Aminatur Rokhman, menjelaskan bahwa saat ini terdapat enam unit usaha yang dikelola, yakni gedung persewaan, perdagangan, pengelolaan sampah, wisata alam Arenan Kalikesek, unit simpan pinjam, serta sejumlah layanan usaha lainnya yang saling terintegrasi dalam mendukung penguatan ekonomi desa.
Salah satu daya tarik utama wisata Arenan Kalikesek adalah kolam renang yang menggunakan air alami tanpa campuran kaporit. Selain memberikan sensasi berenang yang lebih alami, wisata ini juga menyediakan terapi ikan yang dipercaya memberikan manfaat relaksasi dan membantu menjaga kesehatan kulit.
Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas homestay dan wisata edukasi yang dirancang untuk mengenalkan potensi alam dan kehidupan pedesaan kepada wisatawan. Konsep wisata berbasis alam dan edukasi tersebut menjadi salah satu inovasi yang terus dikembangkan untuk meningkatkan minat kunjungan.
Muh Aminatur Rokhman menuturkan, pengembangan wisata tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan penyaluran hasil keuntungan usaha yang diberikan kepada masyarakat desa.
"Hasil keuntungan yang kami peroleh sebagian dikembalikan kepada masyarakat. Setiap keluarga mendapatkan manfaat sebesar Rp1 juta dan kami juga membantu pembiayaan BPJS bagi warga kurang mampu," jelasnya.
Program tersebut menjadi wujud nyata bagaimana pengelolaan BUMDes mampu memberikan dampak sosial yang langsung dirasakan masyarakat. Keuntungan usaha tidak hanya menjadi pemasukan desa, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi warga yang membutuhkan.
Ia menambahkan, inovasi terus dilakukan setiap bulan untuk menjaga tren peningkatan jumlah pengunjung. Berbagai pengembangan fasilitas, layanan wisata, hingga program promosi menjadi fokus utama agar Arenan Kalikesek semakin dikenal luas.
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, BUMDes Sriwulan Sukses berhasil membukukan pendapatan lebih dari Rp4 miliar. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk mempercepat pengembangan unit-unit usaha yang ada sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Sriwulan.
Dengan dukungan pemerintah desa, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, BUMDes Sriwulan Sukses diharapkan mampu terus tumbuh sebagai model pengelolaan ekonomi desa yang produktif. Pengembangan wisata Arenan Kalikesek pun diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan Desa Sriwulan, tetapi juga mampu menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Kendal yang berbasis pemberdayaan masyarakat dan kelestarian alam.
Editor : Eddie Prayitno