get app
inews
Aa Text
Read Next : Sehari Dua Kebakaran Hebat di Kendal, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Sedot Bensin Berujung Kebakaran, 2 Mobil dan 4 Motor Hangus Dilalap Api di Sleman

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:10 WIB
header img
Petugas Damkar berjibaku padamkan api yang membakar rumah serta mobil. (Foto: Istimewa).

SLEMAN, iNewsPantura.id – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah yang sekaligus digunakan sebagai toko sayuran di Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Api menghanguskan dua mobil dan sekitar empat sepeda motor yang berada di sekitar lokasi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar setelah diduga menyambar bensin yang tengah dipindahkan dari sebuah mobil.

Seorang warga, Eko, mengatakan kebakaran bermula saat seorang pekerja hendak memindahkan bensin dari mobil dengan cara disedot. Saat proses tersebut berlangsung, api dari kompor diduga menyambar bensin hingga memicu kebakaran.

"Awalnya pegawainya sedang menyedot bensin dari mobil untuk dipindahkan. Kemudian api menyambar dari kompor dan mengenai bensin," kata Eko.

Api kemudian merembet dan menyambar kendaraan yang berada di sekitar rumah. Sedikitnya dua mobil dan tiga hingga empat sepeda motor terbakar. Sebagian sepeda motor diketahui merupakan milik pegawai.

"Tadi yang pertama terbakar mobil. Kemudian ada dua mobil dan sekitar tiga sampai empat motor," ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi. Sebanyak empat unit kendaraan pemadam digunakan untuk menjinakkan kobaran api.

Tiga unit kendaraan pemadam bahkan harus bolak-balik mengambil air untuk memastikan pasokan air tetap tersedia selama proses pemadaman.

Petugas membutuhkan waktu sekitar 90 menit untuk mengendalikan api. Kobaran sempat muncul dari sejumlah titik sehingga proses pemadaman berlangsung cukup sulit.

Petugas pemadam kebakaran, Sigit, mengatakan api muncul dari beberapa bagian rumah, termasuk dari arah selatan dan timur.

"Yang terbakar satu rumah ini. Titiknya banyak, dari arah selatan maupun timur," kata Sigit.

Menurutnya, petugas menerima laporan kebakaran sesaat setelah waktu Magrib. Kondisi kawasan yang padat permukiman serta akses menuju lokasi yang cukup jauh menjadi kendala dalam proses pemadaman.

"Pemadaman kurang lebih 90 menit. Kendalanya akses masuk ke lokasi agak jauh karena ini padat permukiman," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, seorang pria yang diduga melakukan penyedotan bensin mengalami luka bakar ringan pada bagian kaki.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Petugas juga masih melakukan pendataan terhadap kerusakan dan total kerugian akibat kebakaran tersebut.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut