Tingkatkan Kemampuan Matematika Siswa di Banjarnegera Lewat Program Gratis
BANJARNEGARA, iNewsPantura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara menjalin kerja sama dengan perusahaan pendidikan asal Jepang, PT SPRIX Education Indonesia, untuk meningkatkan kemampuan matematika dasar siswa.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Banjarnegara.
Bupati Banjarnegara Amalia Desiana mengatakan, kerja sama yang akan berlangsung selama satu tahun itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Banjarnegara.
"Hari ini Kabupaten Banjarnegara melakukan kerja sama MoU dengan PT SPRIX dari Jepang terkait pembelajaran matematika dasar. Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan sumber daya manusia yang ada di Banjarnegara," ujar Amalia.
Menurutnya, Banjarnegara dipilih sebagai salah satu daerah sasaran setelah melalui proses penjajakan yang dilakukan PT SPRIX di sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Sebelum kerja sama disepakati, Pemkab Banjarnegara terlebih dahulu mengevaluasi metode pembelajaran yang ditawarkan perusahaan tersebut.
"Kami melihat, mengevaluasi, dan mendalami program dari PT SPRIX. Selama masa MoU satu tahun ini, kami akan melihat efektivitas metode tersebut dalam meningkatkan kemampuan matematika dasar siswa," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Banjarnegara, Yusuf Agung Prabowo, menjelaskan metode pembelajaran yang diterapkan mengacu pada standar pendidikan matematika di Jepang dengan memanfaatkan teknologi digital.
Para siswa akan mengikuti tes awal secara daring melalui sistem TOFAS (Test of Fundamental Academic Skills) untuk mengetahui kemampuan dasar matematika mereka. Hasil tes akan mengelompokkan siswa ke dalam enam level kemampuan.
"Sebagai tahap awal, kami akan menjalankan pilot project dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri atas siswa dan guru. Jika hasilnya efektif, program ini akan diperluas ke sekolah-sekolah lain di Banjarnegara," ujarnya.
Direktur PT SPRIX Education Indonesia, Wataru Ueno, mengatakan layanan penilaian matematika secara daring tersebut diberikan secara gratis bagi siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kabupaten Banjarnegara.
Selain membantu meningkatkan kemampuan matematika dasar, kerja sama tersebut juga membuka peluang pengembangan kemampuan akademik siswa di bidang lain sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
Sementara itu, Indonesia Representative Office Director SPRIX, Koji Ueda, menjelaskan program diawali dengan tes diagnostik untuk mengetahui kelemahan setiap siswa, seperti pada materi perkalian, pembagian, pecahan, maupun desimal.
Setelah itu, siswa akan belajar melalui aplikasi SPRIX Learning yang dirancang interaktif dengan konsep menyerupai permainan sehingga lebih menarik dan mampu meningkatkan motivasi belajar.
"Belajar matematika dibuat seperti game. Anak-anak bisa naik level dan mendapatkan karakter baru ketika berhasil menyelesaikan soal. Kami berharap metode ini dapat membantu siswa Banjarnegara lebih mudah memahami matematika dan meningkatkan kemampuan berhitung mereka," kata Koji.
Editor : Eddie Prayitno