get app
inews
Aa Text
Read Next : Diduga Aniaya Kerabat dengan Cangkul, Pria di Ayah Kebumen Ditangkap Polisi

AI Makin Mudah, Hoaks Makin Canggih; Polres Kebumen Bekali Pelajar Literasi Digital

Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:46 WIB
header img
Sebanyak 341 pelajar SMA Pejagoan mengikuti pelatihan literasi AI dari Polres Kebumen untuk mengenali hoaks dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Foto : iNewsPantura.id/ Joe H

KEBUMEN, iNewsPantura.id – Polres Kebumen mulai menyasar pelajar untuk memperkuat literasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Sebanyak 341 siswa kelas 10 SMA Pejagoan mengikuti pelatihan AI yang digelar Selasa, 11 Agustus 2026.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program Polres Kebumen Paham AI, yang menyiapkan para personel sebagai trainer untuk memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai penggunaan AI secara produktif, etis, dan bertanggung jawab.

Program tersebut berada di bawah naungan Senopati Institut dan berkolaborasi dengan Polda Jawa Tengah. Pelatihan tidak hanya mengajarkan siswa menggunakan berbagai teknologi AI, tetapi juga mengenalkan risiko penyalahgunaannya, termasuk penyebaran informasi palsu dan pembuatan konten yang dapat merugikan orang lain.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan perkembangan AI membuat kemampuan membuat konten menjadi semakin mudah. Kondisi itu, kata dia, harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat, terutama generasi muda, dalam memilah informasi.

"AI memberikan banyak manfaat bagi pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Namun, teknologi yang sama juga dapat digunakan untuk membuat informasi palsu, manipulasi gambar, suara, maupun video. Karena itu, para siswa perlu memahami bukan hanya cara menggunakan AI, tetapi juga bagaimana menggunakannya secara etis dan bertanggung jawab," kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Menurut Kapolres, persoalan AI tidak berhenti pada aspek teknologi. Penyalahgunaan teknologi dapat menimbulkan persoalan sosial bahkan hukum apabila digunakan untuk menipu, mencemarkan nama baik, menyebarkan informasi palsu, atau merugikan pihak lain.

Karena itu, para siswa diberikan pemahaman mengenai etika penggunaan AI, cara memverifikasi informasi, mengenali hoaks dan deepfake, serta menggunakan AI untuk mendukung kegiatan belajar secara produktif.

Pelatihan kepada siswa dilakukan melalui beberapa tahapan. Peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test, kemudian menerima materi dari trainer, dan diakhiri dengan post-test. Materi yang diberikan antara lain Introduction to AI, Ethical Use of AI, Fighting Hoax With AI, dan AI Prompts 101.

Program ini tidak berhenti di SMA Pejagoan. Pelatihan akan dilaksanakan secara berpindah dari satu sekolah ke sekolah lainnya setiap pekan. Dengan pola tersebut, Polres Kebumen menargetkan semakin banyak pelajar di wilayah Kebumen mendapatkan pemahaman dasar mengenai penggunaan AI.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menghadapi perubahan pola penyebaran informasi di tengah masyarakat. Ketika teknologi semakin mudah digunakan untuk menghasilkan konten yang tampak meyakinkan, kemampuan untuk memeriksa kebenaran informasi menjadi sama pentingnya dengan kemampuan membuat konten itu sendiri.

"Jangan sampai generasi muda hanya menjadi pengguna AI. Mereka harus menjadi pengguna yang cerdas, kritis, dan memahami batasan dalam penggunaannya," ujar Kapolres.

 

Editor : Suryo Sukarno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut