Diterjang Gelombang 4 Meter, Puluhan Warung Warga di Pesisir Kebumen Rusak
KEBUMEN, iNewsPantura.id – Gelombang tinggi menerjang kawasan pesisir selatan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa (11/8/2026) pagi. Gelombang setinggi 2 hingga 4 meter menghantam Pantai Setrojenar di Kecamatan Buluspesantren dan Pantai Suwuk di Kecamatan Puring.
Terjangan ombak membuat air laut meluber hingga ke area warung dan kios milik warga. Sejumlah bangunan semipermanen dilaporkan mengalami kerusakan.
Di Pantai Setrojenar, Desa Setrojenar, sedikitnya 10 warung semipermanen terdampak hantaman gelombang. Sementara di Pantai Suwuk, Desa Tambakmulya, sekitar 60 kios warung tempel milik warga turut terdampak.
Kondisi tersebut diperparah angin kencang yang melanda kawasan pesisir. Air laut bahkan dilaporkan mencapai bibir pantai dan masuk ke area warung serta kios yang berjarak sekitar 30 meter dari garis pantai.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. BPBD Kebumen juga memastikan tidak ada warga yang dilaporkan hilang ataupun mengungsi.
Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto, mengatakan petugas langsung melakukan pemantauan dan asesmen di sejumlah titik terdampak setelah menerima laporan dari masyarakat.
Informasi kejadian diterima Pusdalops PB BPBD Kebumen sekitar pukul 13.00 WIB. Sementara gelombang tinggi terjadi sejak sekitar pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.
“Petugas melakukan pemantauan dan asesmen awal di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, TNI/Polri, Basarnas dan instansi terkait,” kata Heri.
Sekitar pukul 10.00 WIB, kondisi gelombang mulai berangsur landai. Warga kemudian bergotong royong membersihkan material dan area warung yang terdampak terjangan air laut.
Meski situasi telah berangsur aman, ancaman gelombang tinggi masih perlu diwaspadai. BPBD Kebumen mengingatkan nelayan, wisatawan, dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar pantai agar tidak mendekati kawasan berbahaya.
Masyarakat juga diminta tidak memaksakan diri melaut ketika kondisi cuaca dan gelombang tidak memungkinkan.
Kewaspadaan diperketat karena terdapat potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan selatan Jawa pada 11–15 Agustus 2026. Warga diminta terus memantau informasi resmi BMKG dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Hingga kini, kondisi di lokasi terdampak dilaporkan aman. Namun, BPBD Kebumen bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan gelombang dan kondisi kawasan pesisir.
Editor : Suryo Sukarno