Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ketua DPRD Kendal dan Wartawan Doakan Lima Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

Ribuan Siswa MAN 1 Brebes Gelar Salat Ghaib untuk Korban Gempa NTT, Galang Dana Kemanusiaan

Selasa, 18 Agustus 2026 | 05:07 WIB
  • author Yunibar
Ribuan Siswa MAN 1 Brebes Gelar Salat Ghaib untuk Korban Gempa NTT, Galang Dana Kemanusiaan
Shalat ghaib dan doa bersama untuk korban gempa bumi di Nusa Tengga Timur diikuti ribuan siswa dan guru MAN 1 Brebes. (Foto: Istimewa).

BREBES, iNewsPantura – Momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diwarnai aksi kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Lebih dari seribu siswa dan guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Brebes menggelar salat ghaib dan doa bersama untuk para korban gempa NTT, Senin (17/08/2026).

Kegiatan tersebut digelar di halaman sekolah setelah pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Para siswa mengikuti salat ghaib dan doa bersama dengan khidmat sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga yang terdampak bencana.

Salah seorang siswi MAN 1 Brebes, Mufti Diah Kharisma, mengatakan salat ghaib menjadi bentuk empati para siswa terhadap para korban gempa yang meninggal dunia maupun warga yang masih terdampak bencana.

“Kami ikut berduka atas musibah yang terjadi di NTT. Melalui salat ghaib dan doa bersama ini, kami ingin mendoakan para korban dan keluarga yang ditinggalkan,” ujar Mufti.

Hal senada disampaikan siswa MAN 1 Brebes, Khaidar. Menurutnya, peringatan Hari Kemerdekaan menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, termasuk masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

Selain salat ghaib dan doa bersama, pihak sekolah juga menggalang donasi dari keluarga besar MAN 1 Brebes untuk membantu para korban gempa NTT.

Kepala MAN 1 Brebes, Ihda Syifa’i, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap masyarakat NTT yang terdampak gempa bumi.

“Salat ghaib, doa bersama, dan aksi donasi ini kami gelar sebagai bentuk kepedulian atas musibah gempa bumi di Nusa Tenggara Timur yang menimbulkan korban jiwa, korban luka, serta kerusakan bangunan,” kata Ihda.

Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana perlu ditanamkan kepada para siswa, sehingga peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun rasa solidaritas dan kemanusiaan.

Ihda menambahkan, seluruh donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes untuk kemudian diteruskan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa di NTT.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/08/2026) pagi. Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 04.58 WIB dan kemudian memicu ribuan gempa susulan.

Hingga Senin (17/08/2026), BNPB mencatat korban meninggal dunia akibat bencana tersebut mencapai 68 orang, sementara lebih dari 200 orang mengalami luka-luka. Ribuan warga juga terdampak dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Editor: Yunibar SP

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut