Ketua DPRD Kendal dan Wartawan Doakan Lima Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau
KENDAL,iNewsPantura.id – Keprihatinan atas hilangnya lima jurnalis saat menjalankan tugas peliputan erupsi Anak Krakatau mengundang solidaritas dari berbagai pihak di Kabupaten Kendal. Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq bersama wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Kendal (Forwaken) menggelar doa bersama untuk keselamatan dan segera ditemukannya kelima jurnalis tersebut.
Doa bersama digelar di kediaman dinas Ketua DPRD Kendal, Rabu (23/9/2026) malam, bertepatan dengan agenda rutin Manaqiban Kamis Wagean. Sejumlah kiai dan tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Mahfud mengatakan, doa bersama menjadi bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar spiritual di tengah proses pencarian lima jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
“Wartawan ini adalah mitra kerja kami di DPRD, terutama dalam menyampaikan berbagai capaian kinerja DPRD dan program-program yang dilakukan kepada masyarakat. Karena itu, kami sangat prihatin dengan musibah yang dialami lima rekan jurnalis tersebut,” kata Mahfud.
Menurutnya, tugas jurnalistik memiliki risiko tersendiri karena wartawan kerap berada di lapangan untuk mendapatkan informasi dan menyampaikannya kepada masyarakat. Karena itu, musibah yang menimpa para jurnalis tersebut menjadi perhatian bersama.
Ia berharap doa yang dipanjatkan dapat menjadi bagian dari ikhtiar agar segera diperoleh kepastian mengenai keberadaan kelima wartawan tersebut.
“Semoga dengan kiriman doa ini ada petunjuk tentang keberadaan lima jurnalis tersebut. Kalau masih selamat, semoga segera ditemukan. Kalau memang gugur, semoga husnul khotimah dan diterima di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Mahfud juga mendoakan keluarga kelima jurnalis agar diberikan kekuatan dan kesabaran selama menunggu perkembangan pencarian.
“Semoga ada titik terang keberadaan para jurnalis yang saat ini hilang,” katanya.
Senior Forwaken Agus Umar mengapresiasi perhatian yang diberikan Ketua DPRD Kendal. Menurutnya, doa bersama tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama jurnalis tidak berhenti pada lingkungan profesi, tetapi juga mendapat dukungan dari masyarakat dan pemangku kepentingan daerah.
“Ini menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas sesama wartawan. Kami berharap doa yang dipanjatkan bersama ini menjadi ikhtiar dan membawa kebaikan bagi lima rekan jurnalis beserta keluarganya,” ujar Agus.
Hal senada disampaikan Ketua PWI Kendal Sapawi. Ia menilai doa bersama menjadi penguat solidaritas sekaligus dukungan moral bagi keluarga para jurnalis yang masih menunggu kabar.
“Kami mengapresiasi perhatian dan kepedulian yang diberikan. Semoga proses pencarian diberikan kemudahan dan segera ada kabar mengenai keberadaan kelima wartawan tersebut,” kata Sapawi.
Doa bersama berlangsung dalam suasana khidmat. Para peserta berharap proses pencarian berjalan lancar sehingga keluarga maupun rekan-rekan seprofesi segera mendapatkan kepastian mengenai kondisi kelima jurnalis tersebut.
Editor: Eddie Prayitno