get app
inews
Aa Text
Read Next : Lansia Buta Huruf Tak Punya HP, Bansos Diputus Diduga Terindikasi Judi Online

Dari Rumah Langganan Banjir, Dua Warga Brangsong Kendal Kini Punya Hunian Layak

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:27 WIB
header img
Bupati kendal memberikan santunan saat meresmikan rehab rumah di Desa Tosari Brangsong. dokumen

KENDAL,iNewsPantura.id – Bertahun-tahun hidup dalam rumah yang tak layak dan kerap terendam banjir, Jumaiyah dan Ngasmani akhirnya bisa bernapas lega. Dua warga Desa Tosari, Kecamatan Brangsong, Kendal, tersebut kini memiliki rumah yang lebih aman dan nyaman setelah mendapat bantuan pembangunan Rumah Syukur Layak Huni.

Dua rumah tersebut diresmikan Organisasi Pemuda Siddiqiyyah Kabupaten Kendal, Senin (31/8/2026). Pembangunan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW, serta HUT Dilal Berkat Rahmat Allah (DIBRA) Siddiqiyyah.

Kondisi rumah sebelumnya menjadi salah satu alasan kedua keluarga tersebut mendapatkan bantuan. Bangunan rumah sudah jauh dari standar hunian layak dan kerap menjadi langganan banjir ketika hujan turun.

Kondisi ekonomi keluarga juga tidak memungkinkan untuk melakukan perbaikan secara mandiri. Jumaiyah sehari-hari bekerja sebagai buruh penjemur triplek, sedangkan Ngasmani menggantungkan kebutuhan hidup dari mencari ikan.

Kini, keduanya mendapat rumah baru melalui gerakan sosial yang digagas Organisasi Pemuda Siddiqiyyah.

Ketua Organisasi Pemuda Siddiqiyyah Kabupaten Kendal Arif Hidayat mengatakan, proses pembangunan dua rumah tersebut dimulai dengan peletakan batu pertama pada 22 Juni 2026.

Tanggal tersebut sengaja dipilih karena memiliki nilai sejarah terkait momentum perumusan gagasan Pancasila oleh Bung Karno.

"Nilai kemerdekaan dan Pancasila inilah yang menjadi semangat kami dalam menjalankan kegiatan sosial ini," ujar Arif.

Menurutnya, Rumah Syukur Layak Huni merupakan program tahunan Siddiqiyyah yang dilaksanakan di berbagai daerah. Hingga kini, sebanyak 136 unit rumah telah dibangun melalui program tersebut.

Arif berharap gerakan sosial itu dapat terus berkembang, baik dari sisi jumlah rumah maupun cakupan penerima manfaat.

Kepedulian kepada masyarakat juga diwujudkan melalui pemberian santunan. Dalam kegiatan di Desa Tosari, panitia membagikan 117 paket sembako dan uang tunai kepada warga sekitar.

Arif berharap aksi tersebut bisa mendorong organisasi masyarakat lain untuk ikut bergerak membantu warga yang membutuhkan.

"Harapan kami, gerakan pembangunan Rumah Syukur ini dapat menjadi pemantik bagi organisasi kemasyarakatan lainnya, khususnya di Kabupaten Kendal dan Indonesia pada umumnya, untuk bersama-sama bergerak dalam aksi kepedulian sosial," katanya.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memberikan apresiasi atas kepedulian tersebut. Menurutnya, pembangunan rumah bagi warga kurang mampu merupakan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

"Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus dan perwakilan organisasi serta seluruh anggota Siddiqiyyah yang menginisiasi kegiatan ini," ujar Dyah Kartika.

Bupati berpesan kepada Jumaiyah dan Ngasmani agar menjaga rumah yang telah diberikan.

"Kepada Ibu Jumaiyah dan Pak Ngasmani untuk terus merawat rumah tersebut agar memberikan keberkahan. Semoga bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik mungkin," pungkasnya.

Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dan hari besar keagamaan dapat diwujudkan dalam bentuk kepedulian konkret. Bukan sekadar seremoni, tetapi menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Editor : Eddie Prayitno

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut