Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Alun-Alun Kauman Diproyeksikan Jadi Jantung Budaya Kota Semarang
Advertisement . Scroll to see content

DM Group Kediri Raih Juara Pertama Festival Rebana Nasional di Semarang

Minggu, 20 September 2026 | 10:12 WIB
  • author Dimas Yuli
DM Group Kediri Raih Juara Pertama Festival Rebana Nasional di Semarang
Walikota semarang menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Festival Rebana Nasional. dokumen

SEMARANG,iNewsPantura.id – Festival Rebana Nasional 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 resmi berakhir. Selama enam hari, 13–18 September 2026, sebanyak 40 grup rebana dari berbagai daerah di Indonesia tampil dan beradu kreativitas di Kota Semarang.

Festival bertema “Harmoni Sholawat Dari Semarang Untuk Indonesia” tersebut ditutup Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng di Lapangan Pancasila Simpang Lima.

Selain menjadi ajang kompetisi, festival tersebut menjadi ruang pertemuan kelompok seni rebana dari berbagai daerah. Para peserta tidak hanya menampilkan kemampuan bermusik, tetapi juga berkesempatan mengenal tradisi dan kekayaan seni dari daerah lain.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan pertemuan antarkelompok rebana menjadi kesempatan untuk memberikan ruang bagi seni dan budaya yang berkembang di tengah masyarakat.

“Semuanya itu diniatkan untuk memberi ruang kepada budaya Kota Semarang yang mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Menurut Agustina, kehadiran kelompok rebana dari berbagai daerah turut memperkenalkan keragaman seni yang berkembang di Indonesia.

Ia berharap pertemuan tersebut dapat membuat seni rebana terus berkembang dan tetap mendapat tempat dalam kehidupan masyarakat.

“Panggung rebana menjadi tempat berkompetisi sekaligus ruang bersilaturahmi dan memperkenalkan kekayaan seni yang tumbuh di berbagai wilayah Indonesia. Semoga rebana semakin berkembang dan memberi warna bagi keberagaman seni di Indonesia, Jawa Tengah, dan Kota Semarang,” katanya.

Festival Rebana Nasional 2026 merupakan salah satu side event MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Kota Semarang.

Kegiatan tersebut mengangkat seni rebana dan selawat sebagai bagian dari kekayaan budaya Islam Nusantara. Puluhan kelompok rebana dari berbagai daerah dipertemukan dalam satu panggung selama para kafilah dan tamu MTQ berada di Kota Semarang.

Kehadiran festival juga melengkapi berbagai kegiatan pendukung MTQ yang digelar di sejumlah kawasan Kota Semarang.

Rangkaian tersebut tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni, tetapi juga kegiatan ekonomi kreatif, kuliner UMKM, hingga agenda yang memperkenalkan berbagai destinasi Kota Semarang kepada para tamu dari luar daerah.

Dengan demikian, Festival Rebana Nasional menjadi salah satu ruang yang mempertemukan seni, budaya, silaturahmi, dan aktivitas ekonomi kreatif dalam satu rangkaian kegiatan.

Pada malam penutupan, Agustina Wilujeng menyerahkan hadiah kepada para pemenang Festival Rebana Nasional 2026.

DM Group asal Kediri berhasil meraih juara pertama dengan nilai akhir 97,7. Posisi kedua ditempati Al-Busyro asal Malang dengan nilai 97,0, sedangkan El-Syifa dari Trenggalek berada di posisi ketiga dengan nilai 96,5.

Agustina memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah datang dari berbagai daerah untuk mengikuti festival. Apresiasi juga disampaikan kepada panitia, dewan juri, komunitas, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.

Menurutnya, pertemuan melalui seni dan kebudayaan dapat menjadi sarana mempererat hubungan antardaerah.

Ia juga berharap tradisi rebana tetap hidup dan terus berkembang di tengah perubahan zaman.

“Kita terus rawat harmoni ini dari panggung rebana, dari rangkaian MTQ dan dari Kota Semarang. Semoga persahabatan dan kebudayaan terus menemukan ruang untuk saling memajukan,” pungkasnya.

Berakhirnya Festival Rebana Nasional 2026 sekaligus menandai selesainya salah satu agenda pendukung MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang. Namun, pertemuan puluhan kelompok rebana dari berbagai daerah meninggalkan pesan bahwa seni tradisi dapat menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat sekaligus mengenalkan keberagaman budaya Indonesia.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut