Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mooncake Festival 2026, Tradisi Tionghoa Berpadu dengan Budaya Nusantara
Advertisement . Scroll to see content

Lahan Perbukitan di Kebumen Terbakar, 1,5 Hektare dan Puluhan Pohon Jenitri Hangus

Jum'at, 25 September 2026 | 23:03 WIB
  • author Joe Hartoyo
Lahan Perbukitan di Kebumen Terbakar, 1,5 Hektare dan Puluhan Pohon Jenitri Hangus
Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran di lahan perbukitan. (Foto: Istimewa).

KEBUMEN,iNewsPantura.id – Kebakaran melanda lahan perbukitan di Dusun Medana, Desa Donosari, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (24/9/2026). Api membakar lahan seluas sekitar 1,5 hektare dan menghanguskan sekitar 50 pohon jenitri.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.30 WIB setelah seorang warga melihat kepulan asap dari kawasan tebing di belakang rumah Kepala Desa Donosari.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, warga bersama perangkat desa kemudian mengecek sumber asap dan mendapati api telah membakar lahan.

“Setelah mengetahui adanya asap, warga bersama perangkat desa mengecek lokasi dan mendapati lahan tersebut terbakar. Warga kemudian berupaya memadamkan api dan melaporkan kejadian itu kepada pemerintah desa serta Polsek Sruweng,” kata AKBP Putu.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Sruweng langsung mendatangi lokasi. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan personel Koramil 06 Sruweng, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, pemadam kebakaran, pemerintah desa, serta warga.

Petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga membuat penyekatan di sejumlah titik untuk mencegah api merambat ke kawasan lain.

Upaya pemadaman dan pengamanan terus dilakukan hingga kondisi di lokasi dinyatakan kondusif.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan lahan sekitar 1,5 hektare terdampak.

Selain vegetasi di kawasan perbukitan, sekitar 50 pohon jenitri turut terbakar. Kerugian akibat pohon yang terbakar diperkirakan mencapai Rp2 juta.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab munculnya api. Petugas belum memastikan sumber kebakaran di kawasan tersebut.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di lahan kering selama musim kemarau,” ujar AKBP Putu.

Menurutnya, keterlibatan warga menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah api meluas. Dalam penanganan kebakaran tersebut, sekitar 10 warga turut membantu petugas melakukan pemadaman dan penyekatan.

Polres Kebumen juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Kondisi vegetasi yang kering membuat api lebih mudah menjalar, terutama di kawasan perbukitan dan lahan terbuka.

Warga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kepulan asap maupun titik api agar dapat ditangani secepat mungkin sebelum kebakaran meluas.

KEBUMEN,iNewsPantura.id – Kebakaran melanda lahan perbukitan di Dusun Medana, Desa Donosari, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (24/9/2026). Api membakar lahan seluas sekitar 1,5 hektare dan menghanguskan sekitar 50 pohon jenitri.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.30 WIB setelah seorang warga melihat kepulan asap dari kawasan tebing di belakang rumah Kepala Desa Donosari.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, warga bersama perangkat desa kemudian mengecek sumber asap dan mendapati api telah membakar lahan.

“Setelah mengetahui adanya asap, warga bersama perangkat desa mengecek lokasi dan mendapati lahan tersebut terbakar. Warga kemudian berupaya memadamkan api dan melaporkan kejadian itu kepada pemerintah desa serta Polsek Sruweng,” kata AKBP Putu.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Sruweng langsung mendatangi lokasi. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan personel Koramil 06 Sruweng, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, pemadam kebakaran, pemerintah desa, serta warga.

Petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga membuat penyekatan di sejumlah titik untuk mencegah api merambat ke kawasan lain.

Upaya pemadaman dan pengamanan terus dilakukan hingga kondisi di lokasi dinyatakan kondusif.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan lahan sekitar 1,5 hektare terdampak.

Selain vegetasi di kawasan perbukitan, sekitar 50 pohon jenitri turut terbakar. Kerugian akibat pohon yang terbakar diperkirakan mencapai Rp2 juta.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab munculnya api. Petugas belum memastikan sumber kebakaran di kawasan tersebut.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di lahan kering selama musim kemarau,” ujar AKBP Putu.

Menurutnya, keterlibatan warga menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah api meluas. Dalam penanganan kebakaran tersebut, sekitar 10 warga turut membantu petugas melakukan pemadaman dan penyekatan.

Polres Kebumen juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Kondisi vegetasi yang kering membuat api lebih mudah menjalar, terutama di kawasan perbukitan dan lahan terbuka.

Warga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kepulan asap maupun titik api agar dapat ditangani secepat mungkin sebelum kebakaran meluas.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut