Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Komunitas dan TNI-Polri Gotong Royong Bersih-Bersih di Goa Seplawan Purworejo
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Kekeringan, Jepara Bangun 30 Sumur Dalam dan Perkuat Infrastruktur Irigasi

Sabtu, 26 September 2026 | 20:36 WIB
  • author Alip Sutarto
Antisipasi Kekeringan, Jepara Bangun 30 Sumur Dalam dan Perkuat Infrastruktur Irigasi
Kepala DKPP meninjau Embung Belik Gesing di Desa Bringin, Kecamatan Batealit. (Foto: Istimewa).

JEPARA,iNewsPantura.id – Ancaman kekeringan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Jepara untuk menjaga keberlangsungan produksi pertanian. Berbagai langkah disiapkan, mulai dari pembenahan saluran irigasi, pembangunan bendung dan embung, hingga pembuatan sumur dalam di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara Mudhofir mengatakan, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhitungkan petani dalam setiap musim tanam.

Hal itu disampaikannya saat meninjau Embung Belik Gesing di Desa Bringin, Kecamatan Batealit.

Menurut Mudhofir, keterbatasan pasokan air dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman. Salah satu komoditas yang berisiko terdampak ketika kebutuhan air tidak terpenuhi adalah jagung.

Karena itu, Pemkab Jepara mendorong penggunaan air secara lebih efisien melalui pendampingan bersama penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan kelompok petani.

“Pemkab Jepara berupaya bersama penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan petani agar penggunaan air bisa lebih efisien,” kata Mudhofir.

Pendampingan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan air, tetapi juga penyesuaian pola dan teknik pertanaman dengan kondisi masing-masing wilayah.

Data mengenai kondisi lahan serta persoalan yang dihadapi petani menjadi bahan dalam menentukan langkah penanganan. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan risiko tanaman mengalami puso atau gagal panen akibat kekurangan air.

Kebutuhan pengelolaan air semakin penting karena sekitar 30 persen dari total 21 ribu hektare Lahan Baku Sawah (LBS) di Jepara masih ditanami padi pada musim tanam ketiga.

Selain membangun dan mengoptimalkan embung, DKPP Jepara tahun ini juga membangun 30 titik sumur dalam untuk mendukung kebutuhan air pertanian.

Dari jumlah tersebut, tiga titik menggunakan tenaga surya untuk mendukung operasional pompa. Penggunaan energi surya diterapkan terutama pada lokasi yang dinilai memberikan manfaat besar bagi sektor pertanian.

Pemkab Jepara juga membuka peluang fasilitasi pembangunan embung di wilayah yang memiliki sumber air dan berpotensi dimanfaatkan untuk lahan pertanian.

“Kalau ada sumber air di dekat lahan pertanian, kami minta diinformasikan agar bisa kami fasilitasi,” ujar Mudhofir.

Salah satu infrastruktur yang telah dimanfaatkan adalah Embung Belik Gesing di Desa Bringin, Kecamatan Batealit.

Embung tersebut memiliki kapasitas sekitar 500 meter kubik dan mampu mendukung pengairan lahan pertanian seluas kurang lebih 11 hektare.

Keberadaan embung dirasakan langsung Kelompok Tani Ngudi Karaharjan 1. Infrastruktur yang dibangun melalui bantuan Kementerian Pertanian itu kini telah difungsikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air petani.

Ketua Kelompok Tani Ngudi Karaharjan 1, Zainal Sholikin, mengatakan embung tersebut membantu sekitar 20 petani yang mengusahakan berbagai tanaman, mulai dari padi, jagung hingga kacang.

“Adanya embung membuat debit air lebih terjamin,” katanya.

Meski demikian, embung tetap memiliki keterbatasan. Ketika sumber air terbatas dan kemarau berlangsung panjang, embung berpotensi mengalami penurunan debit bahkan mengering.

Kondisi tersebut menjadi alasan Pemkab Jepara tidak hanya mengandalkan embung, tetapi juga menyiapkan berbagai sumber air alternatif serta memperkuat pendampingan kepada petani.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga produktivitas lahan pertanian sekaligus mengurangi risiko gagal panen ketika pasokan air mengalami penurunan.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut