Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bus Wisatawan Mundur di Tanjakan Bundelan Gunungkidul Timpa Kios Pasar, 1 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Dwi Linda Wati Resmi Pimpin Golkar Temanggung, Bidik Tambahan Kursi di Pemilu 2029

Minggu, 27 September 2026 | 09:56 WIB
  • author Didik Dono Hartono
Dwi Linda Wati Resmi Pimpin Golkar Temanggung, Bidik Tambahan Kursi di Pemilu 2029
Dwi Linda Wati resmi memimpin DPD Golkar Temanggung. Kepengurusan baru langsung disiapkan memperkuat konsolidasi dan kaderisasi menuju Pemilu 2029. Foto : iNewsPantura.id/ Didik Dono

TEMANGGUNG, InewsPantura.id – Estafet kepemimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten Temanggung resmi berganti. Dwi Linda Wati kini dipercaya memimpin Golkar Temanggung, dengan pekerjaan rumah memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendongkrak perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Dwi Linda bersama jajaran kepengurusan baru resmi dilantik pada Sabtu (26/9/2026). Di bawah kepemimpinannya, Golkar Temanggung menargetkan peningkatan suara dan kursi dari tujuh kursi yang saat ini dimiliki di DPRD Kabupaten Temanggung.

“Insyaallah ke depan Golkar harus bisa memenangkan pemilu yang akan datang. Hari ini kita tujuh kursi, ke depan pasti harus menambah suara dan menambah kursi,” kata Dwi Linda seusai pelantikan.

Ia menegaskan, target politik tersebut akan dibarengi dengan penguatan keberadaan partai di tengah masyarakat. Menurutnya, peningkatan suara tidak dapat dipisahkan dari upaya menghadirkan solusi dan mendorong kesejahteraan masyarakat Temanggung.

“Golkar bisa hadir di tengah-tengah masyarakat, menghadirkan solusi-solusi dan dekat dengan masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya membidik tambahan kursi, Dwi Linda juga membuka pintu lebar bagi tokoh di luar partai untuk bergabung. Salah satunya Bupati Temanggung Agus Setyawan.

“Monggo Pak Bupati, kita terbuka lebar. Kami berharap Pak Bupati bisa bergabung,” katanya.

Kepengurusan baru Golkar Temanggung berjumlah 122 orang. Selain mempertahankan sejumlah pengurus senior, sekitar 40 persen kepengurusan diisi kader muda sebagai bagian dari regenerasi partai.

Dwi Linda mengatakan, konsolidasi akan segera dilanjutkan hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan. Penguatan struktur dan kaderisasi dinilai menjadi modal penting menghadapi agenda politik 2029.

Didorong Tak Menunggu 2029

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh meminta kepengurusan baru Golkar Temanggung tidak menunggu momentum Pemilu 2029 untuk mulai bekerja.

Menurutnya, setelah seluruh kontestasi politik sebelumnya selesai, kader Golkar harus kembali membangun sinergi dengan pemerintahan yang telah terpilih dan aktif menjalankan fungsi sosial di tengah masyarakat.

“Pemilu legislatif sudah selesai, pemilu pilkada bupati sudah selesai. Ayo kita bersinergi dengan bupati. Kalau kita eker-ekeran, korbannya adalah rakyat kita,” kata Saleh.

Ia menargetkan seluruh Musyawarah Kecamatan (Muscam) serta musyawarah desa dan kelurahan di Temanggung rampung pada Desember mendatang.

Saleh juga mengingatkan kader agar menjaga kekompakan karena persaingan menuju Pemilu 2029 membutuhkan kerja organisasi yang dilakukan sejak jauh hari.

“Tantangan kita di 2029 sangat berat. Oleh karena itu, ayo kita bersama-sama, guyub rukun, membesarkan Partai Golkar untuk menaikkan kursi kita pada pemilu yang akan datang,” ujarnya.

Menurut Saleh, kerja politik tidak bisa dilakukan secara instan menjelang pemilu. Kegiatan sosial dan kedekatan dengan masyarakat harus dibangun secara berkelanjutan.

“Tidak ada istilah ujug-ujug kita baru main 2029. Kalau mainnya di ujung, teman-teman kita sudah lari sekian kilometer, kita baru akan lari mulai dari nol kilometer, tentu kita akan ketinggalan,” katanya.(don)

Editor: Suryo Sukarno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut