Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Rekomendasi Kafe yang Buka 24 Jam di Semarang, Cocok Buat anak Senja
Advertisement . Scroll to see content

CCTV Keributan di Depan Kafe Semarang Jadi Bukti, Pengunjung yang Melarai Lapor Polisi

Rabu, 30 September 2026 | 11:42 WIB
  • author Doni Marendra
CCTV Keributan di Depan Kafe Semarang Jadi Bukti, Pengunjung yang Melarai Lapor Polisi
Korban bersama kuasa hukum melaporkan kasus penganiayaan ke SPKT Polrestabes Semarang. dokumen

SEMARANG,iNewsPantura.id – Keributan yang melibatkan seorang pengacara berinisial M-H-R dan sejumlah rekannya di depan sebuah kafe di Kota Semarang berujung laporan ke polisi. Seorang pengunjung kafe, Nathan, melaporkan dugaan pengeroyokan yang dialaminya saat berusaha melerai perkelahian.

Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi. Dalam rekaman yang disebut pihak pelapor sebagai video utuh, terlihat keributan bermula dari cekcok antara salah seorang rekan M-H-R dengan seorang pria yang mengenakan pakaian putih.

Cekcok tersebut kemudian berkembang menjadi aksi pemukulan. M-H-R yang berada di lokasi disebut ikut terlibat dalam perkelahian dengan pria tersebut.

Di tengah keributan, Nathan yang baru keluar dari kafe datang ke lokasi. Menurut kuasa hukumnya, Zaenal Abidin Petir, Nathan awalnya tidak terlibat dalam persoalan tersebut.

Namun, setelah melihat adanya perkelahian, Nathan berusaha melerai. Ia disebut menarik bagian leher M-H-R untuk menjauhkannya dari pria yang sedang terlibat perkelahian.

“Jadi klien kami ini awalnya tidak melakukan apa-apa. Ketika melihat ada orang yang dipukuli, dia berusaha melerai. Dia menarik bagian leher untuk memisahkan,” kata Zaenal Abidin Petir.

Menurut Zaenal, Nathan kemudian sempat menjatuhkan M-H-R karena terus melakukan perlawanan. Dalam rekaman CCTV yang disebut pihaknya sebagai rekaman utuh, Nathan juga terlihat berusaha menghentikan keributan tersebut.

Namun, setelah perkelahian berhasil dilerai, Nathan justru diduga menjadi sasaran sejumlah orang yang disebut sebagai rekan M-H-R.

Zaenal menyebut, Nathan kemudian dikeroyok. Bahkan, dalam rekaman CCTV tersebut terlihat seorang pria yang diduga rekan M-H-R mengambil kacamata milik Nathan, kemudian mematahkannya dan membuangnya.

Atas kejadian itu, Nathan bersama kuasa hukumnya melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut ke Polrestabes Semarang.

Zaenal mengatakan, dalam laporan tersebut pihaknya melaporkan M-H-R dan seorang berinisial A-D-Z terkait dugaan pengeroyokan terhadap Nathan.

“Ini merupakan laporan balik. Sebelumnya klien kami justru dilaporkan oleh M-H-R dalam kasus pengeroyokan,” ujar Zaenal.

Zaenal juga mempersoalkan video yang sebelumnya beredar dan disebut telah diviralkan oleh pihak M-H-R. Menurut dia, video tersebut hanya memperlihatkan bagian ketika Nathan menarik leher M-H-R.

Potongan video itu, kata Zaenal, tidak memperlihatkan rangkaian kejadian sebelum dan sesudah aksi tersebut.

“Yang beredar sebelumnya hanya potongan ketika Nathan menarik bagian leher M-H-R. Padahal, kalau dilihat secara utuh, ada rangkaian kejadian sebelumnya,” katanya.

Ia menilai rekaman CCTV secara utuh penting untuk melihat konteks kejadian secara menyeluruh, termasuk alasan Nathan berada di tengah keributan.

“Kami berharap dengan video yang utuh ini, kebenaran tentang peristiwa tersebut bisa terungkap,” ujar Zaenal.

Laporan tersebut kini diserahkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti. Pihak pelapor berharap penyidik dapat memeriksa rekaman CCTV secara menyeluruh serta meminta keterangan dari para pihak dan saksi yang berada di lokasi.

Kasus ini bermula dari keributan di depan sebuah kafe dan kemudian berkembang menjadi laporan polisi dari kedua pihak. Penanganan perkara selanjutnya berada di tangan penyidik untuk mengungkap rangkaian kejadian dan menentukan dugaan tindak pidana berdasarkan bukti serta keterangan para pihak.

Editor: Eddie Prayitno

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut