PMI Kebumen Butuh 125 Kantong Darah per Hari, Donor Rutin Masih Diperlukan
KEBUMEN,iNewsPantura.id – Kebutuhan darah di Kabupaten Kebumen mencapai sekitar 125 kantong setiap hari. Tingginya permintaan dari 13 rumah sakit membuat Palang Merah Indonesia (PMI) Kebumen harus menjaga ketersediaan stok melalui donor darah rutin masyarakat.
Kasi Pelayanan Donor Darah PMI Kebumen Nabila Sinta Dewi mengatakan, meski stok darah saat ini masih dalam kondisi aman, kebutuhan dari rumah sakit terus berjalan setiap hari.
“Kebutuhan dari 13 rumah sakit sangat tinggi. Kalau dihitung, kita membutuhkan sekitar 125 kantong darah setiap hari,” kata Nabila.
Menurutnya, salah satu golongan darah yang banyak dibutuhkan saat ini adalah golongan B. Kebutuhan tersebut antara lain berasal dari pasien yang menjalani cuci darah serta penderita talasemia yang membutuhkan transfusi secara rutin.
Nabila menjelaskan, kebutuhan darah pasien dengan kondisi tertentu dapat mencapai lebih dari satu kantong. Sementara satu kali donor dari seorang pendonor umumnya hanya menghasilkan satu kantong darah.
“Kesadaran masyarakat untuk donor darah masih perlu ditingkatkan. Kita donor hanya bisa satu kantong, tetapi ada pasien dengan penyakit tertentu yang membutuhkan lebih dari satu kantong,” ujarnya.
Karena itu, PMI Kebumen mendorong masyarakat untuk tidak hanya mendonorkan darah ketika stok menipis. Donor secara rutin dinilai penting agar pasokan darah tetap tersedia dan dapat memenuhi kebutuhan rumah sakit.
Upaya menambah ketersediaan darah juga dilakukan Polres Kebumen melalui kegiatan donor darah dalam rangkaian HUT Propam Polri ke-24, Kamis (1/10/2026).
Sebanyak 65 personel mendaftarkan diri untuk mengikuti donor darah yang digelar di Gedung Satpas Polres Kebumen setelah apel pagi. Sejumlah pejabat utama, termasuk Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, turut menjadi pendonor.
Personel dari sejumlah polsek di jajaran Polres Kebumen juga ikut berpartisipasi.
Kapolres mengatakan, donor darah tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit.
“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, terutama para pasien yang membutuhkan ketersediaan darah,” ujar AKBP Putu.
PMI berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan berbagai pihak. Dengan kebutuhan mencapai 125 kantong per hari, keberlangsungan pasokan darah sangat bergantung pada konsistensi masyarakat dan berbagai kelompok untuk menjadi pendonor secara sukarela.
Editor: Eddie Prayitno