Lama Tinggalkan Sekolah karena Tumor, Hesti Dapat Dukungan Warga Patean
KENDAL,iNewsPantura.id – Sudah cukup lama Hesti Dian Pratiwi harus meninggalkan bangku sekolah. Siswi kelas XI SMA Negeri 1 Patean tersebut tengah menjalani pengobatan akibat tumor dan membutuhkan dukungan untuk menjalani proses pemulihan.
Kondisi Hesti mengundang kepedulian masyarakat. Relawan Patean bersama Bumbung Kemanusiaan Kwartir Ranting (Kwaran) Patean mendatangi kediaman Hesti di Kali Dukuh RT 28 RW 09, Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Jumat (2/10/2026).
Kedatangan mereka sekaligus untuk menyerahkan bantuan bagi keluarga Hesti yang sedang menghadapi masa sulit selama proses pengobatan.
Bagi keluarga, perjuangan Hesti tidak hanya berkaitan dengan penyakit yang harus dihadapi. Kebutuhan pengobatan hingga persiapan operasi juga menjadi tantangan tersendiri.
Ketua Kwaran Patean, Giyantono, mengatakan Pramuka melalui Bumbung Kemanusiaan berupaya hadir ketika ada anggota maupun masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
“Kami Pramuka Kwaran Patean hanya bisa mendoakan kepada adik Hesti, semoga cepat diambil penyakitnya dan bisa beraktivitas seperti sedia kala,” kata Giyantono.
Ia berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi Hesti dan keluarganya.
Menurut Giyantono, kegiatan Bumbung Kemanusiaan telah menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial Kwaran Patean. Bantuan diberikan ketika terdapat anggota Pramuka maupun masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi sakit.
“Setiap ada anggota Pramuka yang membutuhkan bantuan, kami hadir untuk membantu meringankan bebannya,” ujarnya.
Ketua Relawan Patean, Munawar, mengatakan bantuan tersebut dikumpulkan dari kepedulian rekan-rekan relawan.
“Kami memberi bantuan ini dari teman-teman relawan, semoga bisa meringankan beban biaya pengobatan Hesti,” ujarnya.
Munawar berharap kondisi Hesti segera membaik sehingga dapat kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
“Semoga Hesti cepat sehat dan kembali sekolah lagi, dan orang tuanya diberi kekuatan atas ujian ini,” katanya.
Tokoh masyarakat Kali Dukuh, Endang Wahyuni, juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia berharap perhatian terhadap Hesti tidak berhenti pada bantuan kali ini.
“Terima kasih Pak Nawar dan Pak Gi yang telah membantu Hesti. Kami mohon bantuan dan dukungan terus hingga Hesti sembuh,” ungkap Endang.
Lastariyono, orang tua Hesti, menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Ia mengatakan dukungan tersebut sangat berarti bagi keluarganya dalam mendampingi Hesti menjalani pengobatan.
Selain bantuan biaya, keluarga juga mendapatkan pendampingan ketika harus membawa Hesti menjalani pengobatan ke rumah sakit di Yogyakarta.
“Kami hanya bersyukur dan terima kasih atas bantuannya. Dari kemarin diantar dan dijemput ke rumah sakit Jogja dan atas bantuan biaya. Semoga bapak dan ibu semua diberikan kesehatan dan umur panjang,” tutur Lastariyono.
Solidaritas warga, relawan, dan Pramuka Patean tersebut menjadi dukungan moral bagi Hesti yang masih harus menjalani rangkaian pengobatan. Keluarga berharap proses pengobatan berjalan lancar sehingga Hesti dapat segera pulih dan kembali bersekolah seperti sebelumnya.
Editor: Eddie Prayitno